Puluhan Gaji Karyawan dan Izin PBG Belum Dibayar Hingga Rekayasa Kartu Identitas, PT. Oleh-Oleh Mang Duyeh Jadi Polemik

0
427

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – Polemik PT. Oleh-Oleh Mang Duyeh kini tengah mencuat berbagai persoalan, mulai dari hak karyawan yang tidak dipenuhi, hingga dugaan pemalsuan identitas dan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) belum keluar. Hal tersebut diungkap sejumlah pihak yang merasa dirugikan, meski masih enggan menyebutkan identitas secara terbuka.

Menurut narasumber yang tak ingin disebutkan namanya, hingga kini izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) perusahaan tersebut belum juga keluar lantaran belum diselesaikannya kewajiban pembayaran.

Lebih dari itu, polemik utama muncul dari persoalan tenaga kerja. Sebanyak kurang lebih 42 orang karyawan dilaporkan belum menerima gaji mereka selama lebih dari empat bulan.

Bahkan, kasus ini telah dilaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan (Wasnaker) dan dinyatakan memenuhi unsur pidana.

Polemik lain pun muncul dimana terdapat dugaan serius terkait pemalsuan atau rekayasa identitas berupa penggandaan kartu identitas atas nama seseorang bernama Heru Hermawan.

Tak hanya menyangkut urusan internal, PT. Oleh-Oleh Mang Duyeh juga diduga menunggak pembayaran kepada vendor pernikahan adik dari salah satu pihak terkait.

Acara yang digelar pada 10 November 2024 di area parkir rest area itu, hingga kini belum dibayar dengan nilai yang disebut mencapai hampir Rp150 juta.

Menurut informasi yang beredar, dalang dibalik polemik dari oleh-oleh Mang Duyeh ini berinisial RR. Berbagai permasalahan ini mencoreng citra PT. Oleh-Oleh Mang Duyeh yang mana diketahui sebelumnya dikenal sebagai pelaku usaha oleh-oleh lokal yang berkembang pesat.