Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Parenting atau pola asuh yang diterapkan orang tua terhadap anak. Melalui parenting diharapkan dapat berpengaruh terhadap banyak aspek dalam kehidupan anak sampai dewasa. Mulai dari sisi akademik, kesehatan mental, pola hidup, hingga kehidupan sosialnya di masa depan.
Supriatna S.Pd, Wakasek Kesiswaan bersama Khamisah Nur Dini S.Pd, Kodinator Guru Bimbingan Konseling SMAN 1 Banjaran Kabupaten Bandung menyampaikan dalam upaya mensukseskan program pendidikan karakter Gapura Panca Waluya yang menekankan pembentukan karakter cageur, bageur, bener, pinter dan singer bagi para siswanya.
“SMAN 1 Banjaran akan menyelenggarakan parenting bersama wali murid, perkiraan dilaksanakan pada bulan Agustus. Perihal narasumber untuk mengisi program parentingnya masih dalam tahap persiapan” jelasnya kepada media cetak dan online saat wawancara khusus perihal program sekolahnya (16/7/2025)
Menurutnya untuk mensukseskan berbagai program pendidikan di sekolah. Sebelumnya saat daftar ulang siswa yang diterima di SMAN 1 Banjaran. Para wali murid telah menandatangi surat pernyataan dan kesepakatan antara wali murid dan pihak sekolah tentang proses pendidikan di sekolah. Di antara isi surat pernyataan itu wali murid tidak akan mempidanakan guru, menggugat perdata guru, apabila guru bertindak demi kebaikan muridnya atau proses pendidikan yang dijalankannya.
Khamisah Nur Dini S.Pd berharap melalui kolaborasi Tripusat pendidikan atau upaya memberdayakan sinergitas lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mendidik anak. Diharapkan dapat memaksimalkan peran orang tuanya untuk ikut serta memaksimalkan pola asuh yang terbaik, khususnya saat anak ada di rumahnya.
https://www.koransinarpagijuara.com/2025/07/05/pelajar-di-jateng-selatan-wilayah-barat-daya-mulai-belajar-mulok-bahasa-ngapak-sunda/
