Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi berlangsung semakin semarak melalui gelaran Car Free Day (CFD) edisi khusus yang digelar Minggu, 19 April 2026, mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perhubungan (Dishub) itu tak sekadar menjadi ruang rekreasi warga, tetapi juga panggung pelayanan publik dan penggerak ekonomi masyarakat.
Ribuan warga memadati kawasan CFD sejak pagi hari. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi menikmati beragam hiburan, layanan pemerintah, hingga sentra kuliner yang ditata lebih rapi dan terarah.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, memberikan apresiasi kepada Dishub, komunitas, pelaku UMKM, serta seluruh instansi yang turut menyukseskan CFD edisi spesial tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci hidupnya ruang publik yang bermanfaat bagi warga.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah meramaikan CFD. Ini bukti kebersamaan masyarakat dalam memeriahkan HUT Kota Sukabumi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan, menjelaskan bahwa CFD kali ini menghadirkan 13 jenis layanan publik dari berbagai instansi. Mulai dari pengurusan administrasi kependudukan dan catatan sipil, layanan perizinan usaha, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Tak hanya itu, suasana juga dimeriahkan dengan beragam atraksi dan pertunjukan seni di sejumlah titik.
“Ada senam di tiga titik, Sukabumi Bernyanyi, Sukabumi Menari, BMX, Balance Bike, dan ditutup dengan pertunjukan barongsai,” jelasnya.
Yang paling menonjol, CFD kali ini juga menjadi momentum penataan sektor ekonomi kerakyatan melalui zona UMKM Kuliner Pagi yang dipusatkan di sekitar Capitol, Gang Tekwat, dan kawasan perniagaan. Langkah ini dinilai sebagai upaya serius pemerintah menata pedagang kaki lima agar lebih tertib, nyaman, dan berdampak ekonomi.
“Kita alihkan PKL di sekitar Jalan Ahmad Yani, kita lokalisir agar lebih tertata. Mudah-mudahan ini bisa menjadi tempat tetap, dengan komitmen menjaga kebersihan dan ketertiban,” tegas Iskandar.
Ia menambahkan, setiap kegiatan pemerintah daerah harus mampu memberi efek nyata bagi masyarakat, terutama dalam menggerakkan roda perekonomian lokal.
CFD edisi khusus ini pun tak hanya menjadi perayaan seremonial HUT Kota Sukabumi, tetapi menunjukkan bagaimana ruang publik bisa diubah menjadi pusat pelayanan, hiburan, sekaligus sumber penghasilan bagi warga.













