Ragam

Budaya Tak Lekang Waktu, Pradi Supriatna Ajak Warga Lestarikan Tradisi Ngubek Empang di Kota Depok

adminsigiku.com
×

Budaya Tak Lekang Waktu, Pradi Supriatna Ajak Warga Lestarikan Tradisi Ngubek Empang di Kota Depok

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Anis

Kota Depok – Tradisi Ngubek Empang dalam rangkaian Lebaran Depok 2026 kembali digelar dan disambut antusias masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pelestarian budaya lokal yang terus dijaga di tengah perkembangan zaman.

Ribuan warga tampak memadati lokasi pelaksanaan, bahkan sejak pagi hari. Mereka turut meramaikan kegiatan dengan turun langsung ke empang untuk menangkap ikan, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pradi Supriatna, yang hadir dalam kegiatan Ngubek Empang di Tapos mengapresiasi pelaksanaan Lebaran Depok yang dinilai berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.

“Alhamdulillah, Lebaran Depok dengan koordinasi KOOD yang diketuai Pak Haji Hamzah berjalan luar biasa. Kita bisa lihat antusiasme masyarakat sangat membludak. Ini menunjukkan bahwa kebudayaan menjadi sarana kita untuk berekspresi melalui kegiatan-kegiatan tradisional,” ujarnya di sela kegiatan, Selasa (05/05/26).

Menurutnya, budaya tidak akan pernah lekang oleh waktu selama terus dijaga oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama melestarikan budaya yang dimiliki.

“Budaya itu tidak pernah lekang termakan zaman, justru kita yang bergantian menjaganya. Kalau bukan kita yang mempertahankan, lalu siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” tegasnya.
[08.00, 6/5/2026] Anis: Sebagai informasi, tradisi Ngubek Empang dalam rangka Lebaran Depok tahun ini digelar di tiga titik, yakni Tapos, Cipayung, dan Sawangan. Kegiatan ini menjadi salah satu ikon budaya yang selalu dinantikan warga setiap tahunnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.