Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Wakapolres dan sejumlah pejabat utama Polres Sukabumi Kota menggelar silaturahmi kamtibmas ke Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dengan tokoh agama serta lembaga pendidikan keagamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Sukabumi.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak rombongan tiba di lingkungan pesantren. Sambutan budaya khas pesantren turut mewarnai kegiatan yang berlangsung dengan nuansa religius dan kebersamaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, AKBP Sentot Kunto Wibowo meminta doa dan dukungan dari pimpinan pondok pesantren agar jajaran Polres Sukabumi Kota diberikan kelancaran dalam menjalankan amanah menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi benteng pelestarian seni dan budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.
Ia mengapresiasi sistem pendidikan terpadu yang diterapkan pesantren, mulai dari tingkat PAUD hingga Madrasah Aliyah. Selain itu, dedikasi pimpinan pesantren KH. M. Fajar Laksana dalam menjaga warisan budaya pencak silat Maung Bodas dinilai sebagai kontribusi penting dalam membangun karakter generasi muda.
“Polres Sukabumi Kota berkomitmen mendukung program-program positif pesantren, baik di bidang pendidikan agama, pembinaan generasi muda, maupun pelestarian seni budaya,” ujar Sentot.
Ia juga menyebut adanya peluang kolaborasi melalui program Lentera Hati Bintana sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH. M. Fajar Laksana, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian jajaran Polres Sukabumi Kota terhadap dunia pesantren.
Menurutnya, hubungan harmonis antara ulama, santri, dan aparat keamanan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, religius, dan penuh persaudaraan.
“Ketika ulama dan aparat berjalan beriringan, insyaAllah akan lahir masyarakat yang aman, religius, dan penuh persaudaraan,” ungkapnya.
Silaturahmi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

