Polisi Amankan Guru Ngaji Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Santri Di Garut

0
186

Pewarta : Agus Lukman

Kabupaten Garut – Ratusan warga menyerbu sebuah pondok pesantren di Kampung Samarang Boboko, Desa Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (16/5/2026) malam, setelah muncul dugaan kasus kekerasan seksual terhadap santri perempuan yang menyeret salah satu oknum guru ngaji berinisial A.

Amarah massa memuncak usai beredar kabar terduga pelaku berada di lokasi pesantren. Warga yang geram langsung merangsek masuk ke kediaman guru ngaji tersebut dan sempat menghakiminya sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.

Petugas dari Polsek Samarang bergerak cepat meredakan situasi dan mengevakuasi terduga pelaku menggunakan mobil Polisi. Namun saat proses evakuasi berlangsung, massa yang memadati lokasi masih berusaha menyerang dan menghujani pelaku dengan pukulan.

“Menerima informasi dari anggota siaga, bahwa di Kampung Boboko ada dugaan pesantren yang rumahnya didatangi warga dengan tuduhan pelecehan seksual,” ujar Kapolsek Samarang, AKP Hilman.

Polisi kini mengamankan terduga pelaku di Mapolres Garut untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Aparat gabungan juga disiagakan di lokasi guna mengantisipasi aksi perusakan maupun amukan susulan dari warga.

Selain itu, seluruh santri di pesantren tersebut telah dipulangkan kepada orangtua masing – masing, terdiri dari 7 (tujuh) santri laki – laki dan 4 (empat) santri perempuan.

Kasus dugaan kekerasan seksual itu kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut, sementara situasi di lokasi dilaporkan mulai kondusif setelah massa berangsur membubarkan diri.