Rangkaian Hari Buruh, Ribka Tjiptaning dan Bambang Pacul Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Sukabumi

0
126

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Dalam rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning, menggandeng Wakil Ketua MPR RI, Ir. Bambang Wuryanto atau yang dikenal sebagai Bambang Pacul, menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI bagi kalangan pekerja di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Yayasan Borte Kesejahteraan Berkeadilan itu berlangsung di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi, Jalan Jamrud Utama, Perumahan Baros, Minggu (17/5/2026), dan dihadiri ratusan buruh dari berbagai organisasi pekerja.

Turut hadir mendampingi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi, Iwan Adhar Ridwan atau Bah Uwo, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman, serta jajaran pengurus partai lainnya.

Acara diawali dengan sambutan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi, Iwan Adhar Ridwan. Selanjutnya, sambutan daring disampaikan oleh staf Bambang Pacul, Muhammad Al Amien Nasution.

Dalam pemaparannya, dr. Ribka Tjiptaning menegaskan bahwa buruh merupakan kekuatan utama pembangunan nasional yang keberadaannya harus mendapat perhatian serius dari negara.

Ia juga mengucapkan selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja yang hadir sekaligus mengajak mereka untuk terus menjaga kesehatan dan tetap kritis dalam memperjuangkan hak – haknya.

“Buruh adalah investasi besar bangsa. Karena itu, kesejahteraan dan perlindungan terhadap pekerja harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Menurut Ribka, sosialisasi Empat Pilar MPR RI tidak hanya bertujuan memperkuat pemahaman kebangsaan, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi para pekerja, khususnya terkait persoalan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja di daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti jalannya acara yang mengangkat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, demokrasi, serta keadilan sosial sebagai fondasi kehidupan bernegara.