Waspada Rabies, Kota Sukabumi Catat Ratusan Kasus Gigitan Hewan

0
96

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kota Sukabumi meningkat pada triwulan pertama 2026. Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mencatat 104 kasus gigitan hewan terjadi sepanjang Januari hingga Maret 2026.

Meski belum ditemukan kasus positif rabies, Dinkes meningkatkan kewaspadaan dengan memusatkan penanganan korban di Rabies Center (RS Al Mulk).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Denna Yuliavina, mengatakan kasus gigitan HPR terus ditemukan dalam % (lima) tahun terakhir.

“Untuk memperkuat penanganan, Dinkes akan meluncurkan program Sistem Integrasi Penanganan Rabies (Sinar) pada awal Juni 2026,” ucapnya.

Disebutkan, selain RSUD Al-Mulk, Puskesmas Sukabumi, Puskesmas Cipelang, dan Puskesmas Baros juga akan ditetapkan sebagai Rabies Center.

Dinkes mengimbau masyarakat rutin memvaksin hewan peliharaan serta segera mencuci luka dengan sabun dan air mengalir jika tergigit hewan berisiko rabies, lalu mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.