Pewarta : Anis
Kota Depok – Sebanyak 261 siswa SD se-Kota Depok unjuk kemampuan dalam Pentas Pendidikan Agama Islam [PAI] tingkat Kota Depok 2026. Ajang ini dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, di Yayasan Integral Hidayatullah, Cilodong, Rabu (20/5/2026).
Pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati sebagai simbol dimulainya kompetisi. Turut hadir mendampingi Kadisdik, Kabid SD Disdik Depok Muhammad Raden Zakky, Kasi Kelembagaan H. Gunawan, Koordinator Pentas PAI H. Wagiran, Ketua K3S Kota Depok Kosasih, Ketua Yayasan Integral Hidayatullah, H. Muhammad Ali Nusron, serta perwakilan Kemenag Kota Depok.
Mengusung tema “Menumbuhkan Nilai – Nilai Islami melalui Kreativitas dan Prestasi Peserta Didik”, lomba diikuti siswa putra dan putri dari SD Negeri maupun Swasta di 11 kecamatan. Ada 8 cabang yang dipertandingkan, yaitu, Qosidah Rebana, Praktik Adzan, MHQ, MTQ, Kaligrafi, Praktik Sholat, Lomba Cerdas Cermat (LCC), dan Pidato Dakwah Cilik. Penilaian dilakukan 24 juri profesional.
Dalam sambutannya, Wahid Suryono berpesan agar peserta menjaga karakter dan identitas Keislaman di tengah gempuran teknologi.
Anak-anakku, kalian adalah generasi masa depan Indonesia dan masa depan Islam. Pentas PAI penting untuk membentuk dan menguatkan karakter kalian. Tantangan zaman sekarang besar, terutama pengaruh gawai. Karena itu tetap fokus belajar dan mengaji, tegasnya.
Ketua Panitia Pentas PAI Kota Depok, Ustadz Darmawan, mengapresiasi dukungan semua pihak. Ia mengingatkan peserta untuk menjunjung sportivitas.
Bagi yang menang jangan sombong, yang belum berhasil jangan putus asa. Kami akan menyiapkan peserta terbaik untuk mewakili Depok di tingkat Provinsi Jawa Barat di Bekasi,” katanya.
Para juara di tiap cabang akan menjadi wakil Kota Depok pada Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Dinas Pendidikan juga menyiapkan pembinaan lanjutan agar mereka bisa bersaing hingga tingkat Nasional.

