Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Garut masa sidang III tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Cilawu, Kamis (21/5/2026), menjadi ruang penyampaian aspirasi bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), khususnya terkait kesejahteraan dan perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik PAUD.
Kegiatan tersebut dikolaborasikan dengan Kesbangpol Kabupaten Garut melalui program pendidikan wawasan kebangsaan (PWK) yang menitikberatkan pada penguatan pendidikan karakter bagi anak usia dini.
Anggota DPRD Garut dari Fraksi PKS, Hj Eneng Kustini Sukarno mengatakan, kegiatan itu diikuti sekitar 150 kepala sekolah dan guru PAUD dari wilayah Kecamatan Cilawu.
Menurutnya, selain mendapatkan edukasi mengenai wawasan kebangsaan, para peserta juga memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada wakil rakyat.
“Ada titipan aspirasi mereka menyampaikan keluhannya, mereka menyampaikan keinginannya ingin dapat hadir pemerintah di guru-guru PAUD,” ujar Eneng.
Ia mengungkapkan, meski sebagian lembaga PAUD telah menerima bantuan operasional sekolah (BOS), para guru merasa perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik masih minim, terutama terkait insentif rutin dari pemerintah.
“Mereka sudah mendapatkan bantuan BOS, tetapi untuk kesejahteraan gurunya minimal tiap bulan ada rezeki yang sedikit ngalir dari pemerintah dalam bentuk uang barangkali, sebagai ucapan terima kasih atau tanda kehadiran pemerintah untuk guru-guru PAUD,” lanjutnya.
Eneng juga menyebutkan bahwa sebelumnya sebagian guru PAUD sempat menerima bantuan dari Dana Desa sebesar Rp50 ribu per bulan. Namun bantuan tersebut kini sudah tidak lagi tersedia.
“Kami merasa prihatin dan ini mungkin kewajiban kita untuk menindaklanjuti bagaimana sebaiknya agar mereka terwujud keinginannya,” tegasnya.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan para guru PAUD akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan agar pemerintah daerah dapat menghadirkan solusi konkret bagi kesejahteraan tenaga pendidik PAUD di Kabupaten Garut.

