Pewarta : Wahyu
Kota Cimahi – Kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi patut diapresiasi. Hanya dalam waktu 1 (satu) menit setelah laporan masuk, petugas sudah tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan kobaran api yang melahap sebuah warung kopi di Jalan Baros, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu malam (27/5/2026).
Respons super cepat itu membuat api tak sempat merembet ke bangunan lain di kawasan padat sekitar lokasi, tepat di depan Kantor Pengadilan Agama Kota Cimahi.
Meski si jago merah sempat mengamuk dan menghanguskan warung kopi beserta tumpukan kayu di area sekitar 75 meter persegi, situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan laporan diterima pukul 22.49 WIB. Tanpa menunggu lama, personel langsung meluncur ke lokasi.
“Pukul 22.50 WIB personel sudah berada di lokasi, sehingga proses pemadaman bisa segera dimulai sebelum api merembet ke bangunan sekitar,” ujar Aep.
Dalam operasi tersebut, Damkar Kota Cimahi mengerahkan satu unit mobil pancar dan enam personel. Petugas berjibaku memadamkan api yang telah membakar seluruh bagian bangunan warung.
“Satu unit Mobil Pancar dikerahkan, melibatkan enam personel untuk memadamkan api yang membakar seluruh bagian bangunan,” katanya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. Kerugian bangunan ditaksir sekitar Rp. 2 juta, sementara kerugian barang dan isi bangunan masih dalam pendataan petugas.
Tim Rescue juga menemukan rolling door dalam kondisi terkunci saat proses penanganan berlangsung. Selain itu, petugas lebih dulu menemukan titik api di area setelah Jembatan Baros sebelum laporan diteruskan ke Mako Damkar untuk ditindaklanjuti.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Damkar Kota Cimahi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik aman dan tidak menumpuk material mudah terbakar di sekitar bangunan.
“Segera laporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” pungkas Aep.

