Pewarta : Arief
Kabupaten Sukabumi – Setelah bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat, ruas Jalan Cijaksa – Mataran di wilayah Pajampangan akhirnya mulai diaspal oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (13/6/2026). Perbaikan jalan kabupaten yang menjadi urat nadi mobilitas warga tersebut disambut antusias masyarakat karena dinilai akan membuka akses ekonomi dan memperlancar konektivitas antarwilayah di Sukabumi bagian selatan.
Ruas Jalan Cijaksa – Mataran memiliki peran strategis sebagai penghubung kawasan Puncak Buluh serta jalur alternatif menuju Kecamatan Lengkong. Selama ini, kondisi jalan yang rusak di sejumlah titik tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berdampak pada distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.
Dimulainya pengaspalan menjadi jawaban atas harapan panjang masyarakat yang selama bertahun – tahun menginginkan perbaikan infrastruktur dasar di wilayah tersebut.
Camat Jampangkulon, Dading, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang dinilai telah menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan selatan.
“Alhamdulillah, harapan masyarakat akhirnya terwujud. Pengaspalan ruas Jalan Cijaksa – Mataran ini kami harapkan berjalan lancar hingga tuntas. Semoga hasilnya dapat meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran transportasi bagi masyarakat menuju Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah,” ujar Dading.
Apresiasi serupa datang dari masyarakat. Warga berharap pengerjaan dilakukan secara optimal dengan memperhatikan kualitas konstruksi agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Jalan ini sudah lama kami nantikan. Terima kasih kepada Pemkab Sukabumi yang telah merealisasikan perbaikan ini. Kami berharap pengerjaannya sesuai standar, selesai tepat waktu, dan hasilnya benar-benar awet sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya dalam waktu lama,” kata Sadevah, salah seorang warga.
Perbaikan Jalan Cijaksa – Mataran dinilai bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan investasi penting untuk memperkuat konektivitas wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Pajampangan. Dengan akses jalan yang lebih baik, biaya transportasi dapat ditekan, distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien, serta peluang investasi dan pengembangan sektor pariwisata di wilayah selatan semakin terbuka.
Pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur yang terus berlanjut dapat menjadi pendorong pemerataan pembangunan, sehingga masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi memperoleh akses dan pelayanan yang setara dengan daerah lainnya.













