Pemkab Bandung Barat Genjot Perbaikan 34 Ruas Jalan dan Satu Jembatan, Tuntas September 2026

0
29

Pewarta : Herlina SC

Kab. Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 69,22 Miliar untuk memperbaiki 34 ruas jalan dan satu jembatan sepanjang tahun 2026. Program tersebut merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan seluruh titik perbaikan telah ditetapkan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan serta aspirasi masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak.

“Ya, tahun ini sesuai arahan Pak Gubernur, Pemda KBB akan memperbaiki 34 ruas jalan dan satu jembatan,” ujar Jeje saat ditemui, Kamis (2/7/2026).

Pekerjaan fisik telah dimulai secara bertahap sejak Juni dan ditargetkan rampung pada September 2026. Kecamatan Lembang menjadi wilayah dengan porsi perbaikan terbesar, yakni delapan titik, termasuk ruas Jalan Maribaya – Puncak Eurad yang kini sudah mulai dikerjakan.

“Pelaksanaannya bertahap. Target kami selesai pada September 2026. Lembang menjadi wilayah yang paling banyak mendapatkan penanganan, salah satunya Jalan Maribaya-Puncak Eurad yang sudah mulai dikerjakan,” katanya.

Meski demikian, Jeje mengakui masih banyak ruas jalan di Bandung Barat yang membutuhkan penanganan. Menurutnya, keterbatasan anggaran dan tahapan administrasi membuat seluruh usulan perbaikan belum dapat direalisasikan secara bersamaan.

“Banyak jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat. Sebagian sudah masuk dalam rencana perbaikan, tetapi semuanya harus melalui proses mulai dari penginputan hingga tahapan perencanaan. Beberapa waktu lalu kami juga meninjau wilayah selatan yang akan menjadi prioritas penanganan berikutnya,” jelasnya.

Jeje menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Asep Ismail. Infrastruktur yang baik dinilai menjadi fondasi penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya distribusi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Bandung Barat.

“Perbaikan jalan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga investasi untuk menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, program ini menjadi salah satu prioritas kami,” tegas Jeje.