Farhan Respons Keluhan Erwin Soal Tak Dilibatkan Pemerintahan: Nanti Saya Komunikasi

0
7

Pewarta : Ida

Kota Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akhirnya merespons pernyataan Wakil Wali Kota Bandung Erwin yang mengaku tidak dilibatkan dalam sejumlah proses pengambilan keputusan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Farhan menyatakan akan segera membuka komunikasi dengan Erwin untuk membahas persoalan tersebut.

“Nanti saya ngobrol sama Pak Erwin. Iya, nanti saya akan komunikasi dengan Pak Erwin,” kata Farhan kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Selasa (7/7/2026).

Pernyataan itu disampaikan setelah Erwin mengungkapkan bahwa dirinya tidak dilibatkan dalam pembahasan anggaran, rotasi dan mutasi pejabat, hingga penyusunan program kerja Pemerintah Kota Bandung. Menurut Erwin, komunikasi dengan Farhan sejauh ini hanya berlangsung dalam rapat pimpinan dan belum menyentuh pembahasan strategis terkait jalannya pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, Farhan menegaskan Erwin tetap menjalankan tugas sebagai wakil kepala daerah. Ia menyebut Erwin masih aktif menghadiri berbagai agenda pemerintahan serta berkoordinasi dengan perangkat daerah ketika terdapat persoalan yang harus diselesaikan.

“Pak Erwin masih bertemu dengan dinas apabila ada persoalan yang perlu diselesaikan. Beliau juga masih diundang dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.

Farhan juga menjelaskan bahwa pembagian kewenangan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Menurutnya, wakil kepala daerah menjalankan tugas yang diberikan oleh kepala daerah.

“Pada dasarnya, berdasarkan Permendagri, tugas wakil kepala daerah diberikan oleh kepala daerah. Sejauh ini memang tugas yang diberikan tidak sebanyak sebelumnya karena sebagian program sudah berjalan dengan sendirinya,” jelas Farhan.

Terkait pelaksanaan janji politik, Farhan menegaskan fokus utama Pemerintah Kota Bandung saat ini adalah penanganan persoalan sampah. Ia memastikan program tersebut tinggal menunggu tahap realisasi sebelum dijalankan secara penuh.