Pemkab Cianjur Targetkan 82 Persen Jalan Berstatus Mantap pada 2027, Perbaikan Digenjot hingga Wilayah Selatan

0
7

Pewarta : Arief

Kabupaten Cianjur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menargetkan 1.094 kilometer atau 82 persen jalan kabupaten berstatus mantap pada 2027. Target tersebut ditempuh melalui percepatan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan secara bertahap, mulai dari wilayah utara hingga selatan Cianjur.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, mengatakan peningkatan kualitas jalan terus dilakukan meski pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran. Setiap tahun, Pemkab menargetkan peningkatan jalan mantap sekitar lima persen.

“Perbaikan jalan kabupaten terus kami lakukan secara bertahap. Dengan kemampuan anggaran yang ada, target peningkatan jalan mantap sekitar lima persen setiap tahun,” kata Eri, Rabu (15/7/2026).

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan jembatan permanen dan perbaikan akses jalan di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu. Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar **Rp14 miliar**.

Menurut Eri, jembatan gantung yang sempat viral setelah dilintasi kendaraan roda empat itu sebelumnya merupakan jembatan permanen yang menghubungkan Kecamatan Cikadu dan Cibinong. Namun, jembatan tersebut ambruk akibat diterjang banjir sehingga digantikan dengan jembatan gantung sebagai solusi sementara.

“Jembatan gantung yang viral di Kecamatan Cikadu itu sebelumnya merupakan jembatan permanen, tetapi ambruk akibat banjir,” ujarnya.

Pemkab memperkirakan pembangunan jembatan permanen sepanjang sekitar 15 meter dengan lebar empat meter membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar. Sementara itu, rehabilitasi sekitar empat kilometer ruas jalan menuju lokasi diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp12 miliar, sehingga total kebutuhan anggaran mencapai Rp14 miliar.

Eri menjelaskan, sebagian ruas jalan di kawasan tersebut telah mulai ditangani. Pada 2026, pembangunan ruas Cimaskara–Padasuka tengah berlangsung dengan nilai anggaran sekitar Rp12 miliar. Selanjutnya, pada 2027 pemerintah menargetkan pembangunan ruas Padasuka–Cikadu dengan anggaran sekitar Rp3 miliar.

“Sisa ruas jalan yang belum diperbaiki antara Cibinong dan Cikadu sekitar empat kilometer. Kami akan mengkaji ketersediaan anggaran tahun ini maupun tahun depan untuk pembangunan jembatan serta peningkatan kualitas jalan,” katanya.

Pemkab optimistis target jalan mantap sebesar 82 persen dapat tercapai sesuai rencana sehingga akses transportasi masyarakat, khususnya di wilayah selatan Cianjur, semakin lancar. Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Saat ini masih terdapat sekitar 300 kilometer jalan kabupaten yang kondisinya belum mantap. Pemerintah menargetkan perbaikannya dilakukan secara bertahap dengan peningkatan sekitar lima persen setiap tahun, sehingga pada 2030 seluruh jalan kabupaten di Cianjur ditargetkan berada dalam kondisi mantap.

Dengan peningkatan kualitas infrastruktur yang berkelanjutan, Pemkab Cianjur berharap konektivitas antarkecamatan semakin baik dan mampu mendukung pemerataan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi dari wilayah utara hingga selatan.