Pemkot Bandung Pastikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sukahaji, Rumah Rusak hingga Korban Luka Bakar 70 Persen

0
14

Pewarta : Ida

Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan akan memberikan bantuan menyeluruh kepada warga yang terdampak kebakaran di Gang Misbach, Jalan Babakan Ciparay, RT 06 RW 02, Kelurahan Sukahaji. Bantuan mencakup pemenuhan kebutuhan dasar hingga dukungan perbaikan rumah yang rusak akibat peristiwa tersebut.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang meninjau langsung lokasi kebakaran, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga. Ia mengungkapkan, satu orang menjadi korban luka bakar serius dengan tingkat luka mencapai sekitar 70 persen dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandung, kami turut prihatin atas musibah ini. Kami juga mendapat informasi ada satu korban yang mengalami luka bakar sekitar 70 persen. Insyaallah saya akan menjenguk korban jika ada kesempatan,” ujar Erwin.

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran menghanguskan lima rumah yang dihuni tujuh kepala keluarga (KK). Pemkot Bandung memastikan penanganan darurat akan dilakukan secepat mungkin agar kebutuhan para penyintas tetap terpenuhi.

Melalui Dinas Sosial, pemerintah akan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi seluruh warga terdampak selama kurang lebih satu bulan.

“Insyaallah melalui Dinas Sosial, kebutuhan dasar warga terdampak akan kami penuhi selama sekitar satu bulan,” katanya.

Selain bantuan logistik, Pemkot Bandung juga menyiapkan langkah pemulihan tempat tinggal warga. Perbaikan rumah akan diupayakan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), yang akan diperkuat dengan dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami akan mengupayakan pembangunan kembali rumah melalui program Rutilahu DPKP. Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan Baznas dan mitra CSR agar dapat membantu proses pemulihan warga terdampak,” jelasnya.

Erwin menilai para korban masih mengalami trauma akibat kebakaran tersebut, terutama korban yang mengalami luka bakar berat dan diperkirakan membutuhkan waktu panjang untuk proses penyembuhan.

Karena itu, Pemkot Bandung memastikan akan terus berkoordinasi dengan perangkat kewilayahan guna mengawal penanganan pascakebakaran hingga seluruh warga dapat kembali beraktivitas dengan normal.

“Insyaallah Pemerintah Kota Bandung akan selalu hadir untuk masyarakat yang sedang mengalami musibah seperti ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Erwin juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan tabung LPG 3 kilogram. Ia meminta warga rutin memeriksa kondisi tabung, regulator, dan instalasi gas untuk mengantisipasi risiko kebakaran.

“Tabung gas 3 kilogram ini sudah beberapa kali menjadi salah satu pemicu kebakaran. Karena itu, saya mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi tabung dan instalasinya dalam keadaan aman sebelum digunakan,” pungkasnya.