Pewarta : Herlina SC
Kab. Bandung Barat — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bergerak cepat menangani kondisi sarana dan prasarana SMP Negeri 2 Ngamprah yang membutuhkan perbaikan. Atas arahan langsung Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Dinas Pendidikan KBB menetapkan tiga ruang kelas dengan kerusakan paling mendesak sebagai prioritas penanganan tahun ini.
Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswa selama proses belajar mengajar. Pemerintah daerah juga tengah mengkaji penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) agar rehabilitasi dapat segera dilakukan tanpa menunggu siklus penganggaran reguler.
Jika skema BTT belum dapat diterapkan, Pemkab Bandung Barat menyiapkan alternatif melalui anggaran perubahan pada tahun berjalan. Dengan demikian, perbaikan tetap memiliki jalur pendanaan yang jelas dan tidak tertunda.
Secara teknis, rehabilitasi difokuskan pada kerusakan kategori sedang, antara lain plafon rusak, lantai yang tidak rata, serta bagian dinding yang membutuhkan penataan. Sementara itu, sekolah mengoptimalkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk menangani kebutuhan fasilitas ringan yang dapat dilakukan secara mandiri.
Pemanfaatan BOS diarahkan untuk mempercepat pembenahan sarana penunjang pembelajaran, termasuk fasilitas sanitasi dan papan tulis, sehingga kebutuhan siswa dapat segera terpenuhi tanpa menunggu proses rehabilitasi fisik dari pemerintah daerah.
Tak berhenti pada penanganan jangka pendek, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan solusi permanen melalui program revitalisasi sekolah. Dinas Pendidikan KBB telah mengusulkan revitalisasi sebanyak 29 ruang kelas di SMPN 2 Ngamprah kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut kini telah melewati tahap verifikasi.
Langkah berlapis ini menunjukkan keseriusan Pemkab Bandung Barat dalam menangani persoalan fasilitas pendidikan. Penanganan darurat, pemeliharaan melalui BOS, hingga pengajuan revitalisasi ke pemerintah pusat dilakukan secara paralel agar persoalan tidak berhenti pada perbaikan sementara.
Dengan strategi tersebut, Pemkab Bandung Barat menargetkan SMPN 2 Ngamprah memiliki lingkungan belajar yang lebih aman, layak, dan nyaman. Pemerintah memastikan kualitas fasilitas pendidikan menjadi bagian penting dari upaya menjaga mutu proses belajar dan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.













