Pewarta : Arief
Kabupaten Cianjur – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur bersama petugas gabungan mengangkut sekitar 1,5 ton sampah dari sepanjang jalur Puncak-Cianjur, Jumat. Pembersihan juga menyasar puing sisa pembongkaran kios yang masih berserakan di sejumlah titik.
Pembersihan dilakukan menggunakan alat berat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan sekaligus mendukung penataan kawasan jalur wisata Puncak – Cianjur.
Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik, tetapi juga dibarengi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Penyisiran yang dilakukan dengan petugas gabungan terdiri dari Dinas PUTR Cianjur, Perkim Cianjur, BPBD Cianjur, dan Dishub Cianjur merupakan bagian dari kegiatan kebersihan rutin yang dilaksanakan setiap pekan,” kata Amad di Cianjur, Jumat.
Dalam penyisiran tersebut, petugas menyasar sejumlah lokasi yang masih dipenuhi material bekas pembongkaran kios. Puing yang dinilai mengganggu estetika kawasan diratakan menggunakan alat berat.
Selain membersihkan material bekas bangunan, petugas juga mengumpulkan sampah yang ditemukan di sisi kanan dan kiri jalan. Dari kegiatan tersebut, sekitar 1,5 ton sampah berbagai jenis berhasil diangkut.
Amad mengatakan pemantauan dan pengawasan kebersihan di sepanjang jalur Puncak-Cianjur akan dilakukan secara berkelanjutan. Pengawasan dilakukan melalui kegiatan rutin yang telah dijadwalkan maupun pemeriksaan lapangan secara insidental.
DLH Cianjur juga akan menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, dengan melibatkan aparat kecamatan dan desa.
“Sosialisasi akan dilakukan secara berjenjang bersama aparat kewilayahan dengan tujuan agar masyarakat semakin sadar dan tidak kembali membuang sampah sembarangan, terutama di sepanjang jalur utama Puncak – Cianjur,” ujarnya.
Menurut Amad, pengawasan perlu diperkuat karena masih ditemukan praktik pembuangan sampah sembarangan, termasuk ke aliran sungai. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kebersihan dan keindahan kawasan, tetapi juga berpotensi menyumbat aliran air dan meningkatkan risiko bencana saat hujan deras.
Karena itu, DLH bersama aparat kewilayahan dan masyarakat setempat akan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan pembuangan sampah, termasuk wilayah Pacet dan Cipanas.
“Sanksi tegas akan dijatuhkan bagi pelanggar, mulai dari sanksi sosial hingga denda sesuai aturan yang berlaku. Kami menggencarkan sosialisasi hingga tingkat desa agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan sehingga dapat menyebabkan bencana,” katanya.
DLH Cianjur berharap keterlibatan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan jalur Puncak – Cianjur. Upaya tersebut dinilai tidak cukup hanya mengandalkan petugas, tetapi membutuhkan kesadaran bersama agar kawasan wisata tetap bersih, tertata, dan aman.













