Pewarta : Ida
Kota Bandung — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang.
Delapan orang tersebut dilaporkan hilang saat menjalankan tugas peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Hingga Jumat (11/9/2026), operasi pencarian telah memasuki hari keempat.
Farhan menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut saat ditemui di Bandung, Jumat.
“Ada beberapa sahabat kita, ada lima orang jurnalis dan tiga orang kru dalam peliputan Anak Krakatau itu masih dalam posisi hilang dan hari ini memasuki hari keempat. Tentu kami sangat berduka,” ujar Farhan.
Menurutnya, para jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk ketika harus menjalankan tugas di tengah kondisi berisiko.
Karena itu, Farhan mengajak masyarakat memberikan dukungan melalui doa agar seluruh jurnalis dan awak kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Mari kita berdoa agar tiga orang kru dan lima orang jurnalis ini bisa segera ditemukan, insyaallah dalam keadaan selamat. Kita berdoa bersama agar keluarga yang ditinggalkan betul – betul teguh, kuat dan takwa,” katanya.
Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta seluruh unsur SAR gabungan yang masih melakukan pencarian di kawasan Selat Sunda.
Menurutnya, keterlibatan Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah dan berbagai unsur pendukung menunjukkan keseriusan dalam menemukan delapan orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Basarnas Kerahkan 13 Kapal
Pada hari keempat pencarian, Basarnas mengerahkan 13 kapal yang dibagi ke dalam empat sektor untuk memperluas cakupan penyisiran di perairan Selat Sunda.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan armada yang dikerahkan terdiri atas KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, dan KRI Leuser 924.
Armada lainnya yakni KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.
Lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak yakni Muhammad Bagus Khoirunas, pewarta foto Antara; Arie Basuki dari merdeka.com; Donal Husni, fotografer lepas; Yudhistira dari iNews; serta Daus dari Anadolu.
Kelima jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) saat melakukan perjalanan menuju perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Dalam perjalanan tersebut, mereka bersama tiga awak kapal yang hingga kini juga masih belum ditemukan.
Farhan berharap operasi pencarian yang terus dilakukan segera membuahkan hasil sehingga delapan orang tersebut dapat ditemukan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Ia juga mengajak masyarakat tidak berhenti memberikan dukungan moril melalui doa, baik bagi para jurnalis dan awak kapal yang masih dalam pencarian, keluarga yang menunggu kabar, maupun seluruh personel SAR yang masih bekerja di lapangan.
“Semoga segera ditemukan dan semuanya dalam keadaan selamat.”













