Pewarta : Arief
Kabupaten Cianjur – Perum Perhutani KPH Cianjur memperkuat koordinasi dengan Polres Cianjur untuk mengantisipasi Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut), terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Koordinasi tersebut dilakukan di Mapolres Cianjur, Rabu (23/9/2026), sekaligus membahas penguatan pengamanan kawasan hutan dan dukungan terhadap masyarakat di sekitar hutan.
Administratur KPH Cianjur Herdy Indriawan mengatakan, sinergi dengan kepolisian diperlukan untuk mempercepat pencegahan dan penanganan potensi gangguan keamanan hutan di lapangan.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pihak kepolisian, terutama dalam upaya pencegahan Gukamhut dan mengantisipasi Karhutla,” ujar Herdy.
Menurutnya, komunikasi hingga tingkat lapangan menjadi penting agar potensi gangguan dapat diketahui dan segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi memastikan jajarannya siap mendukung pengamanan kawasan hutan yang menjadi wilayah kerja Perhutani KPH Cianjur.
“Polres Cianjur siap mendukung Perhutani KPH Cianjur apabila terdapat permasalahan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan hutan,” kata Alexander.
Ia menekankan pentingnya koordinasi hingga tingkat Polsek dan Bhabinkamtibmas. Langkah tersebut dinilai dapat mempercepat respons terhadap persoalan yang muncul di sekitar kawasan hutan.
Selain pengamanan, kedua pihak membahas langkah preventif dan edukatif dengan melibatkan masyarakat desa hutan. Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga fungsi kawasan hutan akan diperkuat untuk menekan potensi gangguan yang bersumber dari aktivitas masyarakat.
Koordinasi juga mencakup dukungan sosial bagi warga yang terdampak kekeringan, salah satunya melalui penyediaan air bersih.
“Kami siap berkoordinasi dalam mendukung masyarakat sekitar kawasan hutan, termasuk melalui kegiatan sosial seperti penyaluran air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan,” ujar Alexander.
Sebagai tindak lanjut, Perhutani KPH Cianjur dan Polres Cianjur akan memperkuat koordinasi di lapangan serta memetakan lokasi yang berpotensi rawan kebakaran.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat perlindungan kawasan hutan di Kabupaten Cianjur selama musim kemarau.













