Pewarta : Tim
Kabupaten Berau – Dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di kawasan Labuan Cermin, Desa Labuan Kelambu, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menjadi sorotan masyarakat di tengah sulitnya warga mendapatkan BBM bersubsidi.
Informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan penyimpanan BBM bersubsidi dalam jumlah besar oleh seorang berinisial AS di kawasan tersebut. Namun, dugaan tersebut belum terkonfirmasi secara resmi dan masih memerlukan penyelidikan aparat penegak hukum.
Kelangkaan BBM bersubsidi disebut dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Berau dan sekitarnya. Kondisi itu mendorong warga meminta aparat segera turun tangan untuk memastikan penyebab kelangkaan, termasuk menelusuri dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Masyarakat mendesak kepolisian dan instansi terkait melakukan pemeriksaan di lokasi yang disebut-sebut menjadi tempat penyimpanan BBM tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran, warga meminta proses hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Warga juga meminta penanganan kasus dilakukan secara transparan agar distribusi BBM bersubsidi kembali berjalan normal dan tepat sasaran.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan penimbunan tersebut.
Upaya konfirmasi masih dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai kebenaran dugaan, jumlah BBM yang disebut disimpan, serta langkah penanganan yang akan dilakukan aparat.
Pihak berinisial AS yang disebut dalam informasi tersebut juga belum memberikan klarifikasi terkait dugaan penimbunan BBM bersubsidi tersebut.













