Pewarta : Ida
Kota Bandung – Kepala Career Development Center (CDC) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Heri Gunawan, S.Pd.I., M.Ag., terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Pusat Pengembangan Karier dan Talenta Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PERMATA – PTKI) periode 2026 – 2028.
Heri terpilih secara aklamasi dalam Forum Peningkatan Talenta Mahasiswa PTKI yang berlangsung di Hotel Royal Darmo Malioboro, Yogyakarta, pada 8 – 10 Oktober 2026. Kepemimpinan baru ini diharapkan memperkuat sinergi pusat pengembangan karier di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI), terutama dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa dan alumni menghadapi dunia kerja.
PERMATA – PTKI menjadi wadah kolaborasi pengelola pusat pengembangan karier untuk menyelaraskan program pengembangan talenta, memperkuat pelacakan lulusan melalui tracer study, serta memperluas kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Sebelum menggunakan nama PERMATA – PTKI, organisasi tersebut dipimpin oleh Drs. Khatib A. Latief, M.Lis., dari CDC UIN Ar – Raniry Banda Aceh.
UIN Bandung Perkuat Kepemimpinan Organisasi
Dalam kepengurusan periode 2026 – 2028, Heri didampingi Wahyono, M.Pd.I., dari UIN Cirebon sebagai Wakil Ketua.
Posisi Sekretaris I dijabat Dr. Ahmad Ghozi, M.A., dari UIN Malang, Sekretaris II oleh Nasrul Fahmi Zaki Fuadi, Lc., M.Si., dari UIN Semarang, serta Bendahara oleh Dr. Layyin Mahfiana, S.H., M.Hum., dari UIN Surakarta.
Kepengurusan tersebut juga diperkuat tiga divisi strategis. Muhammad Kholis Hamdy, S.Sos.I., M.Int.Dev., dari UIN Jakarta menangani Divisi Pengembangan Karier dan Talenta Mahasiswa. Divisi Tracer Study dikoordinasikan Dr. Noor Saif Muhammad Mussafi, S.Si., M.Sc., Ph.D., dari UIN Yogyakarta, sedangkan Divisi Kewirausahaan dan Kemitraan dipimpin Dr. As’ari, S.S., M.Si., dari UIN Banten.
Pembagian tugas ini diarahkan untuk mengintegrasikan pendampingan karier mahasiswa, pemanfaatan data lulusan, serta pengembangan kewirausahaan dan jejaring kemitraan.
Tiga Pilar Pengembangan Karier PTKI
PERMATA – PTKI memprioritaskan tiga pilar pengembangan pusat karier di lingkungan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), yakni pengembangan karier mahasiswa dan alumni, tracer study, serta kewirausahaan.
Melalui layanan pengembangan karier, mahasiswa diharapkan mampu mengenali potensi diri, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan rencana profesional sejak masa perkuliahan.
Sementara itu, tracer study berperan menyediakan data mengenai perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi relevansi kurikulum dan peningkatan kualitas program studi agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Pada aspek kewirausahaan, PERMATA – PTKI mendorong lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan usaha dan membuka lapangan kerja.
Dalam forum tersebut, peserta turut membahas penguatan sistem pendukung melalui pengenalan aplikasi Talenta Connect, pengembangan tracer study, serta penyusunan dan evaluasi petunjuk teknis aplikasi.
Kegiatan ini melibatkan tim kemahasiswaan, tim pengembangan platform PRIMA, Inspektorat Jenderal, tim Organisasi dan Hukum, serta Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).
Penguatan sistem tersebut diharapkan mendukung tata kelola layanan karier yang terintegrasi, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa maupun alumni PTKI.
PERMATA Usung Nilai Profesionalisme dan Integritas
Nama PERMATA tidak hanya menjadi identitas organisasi, tetapi juga merepresentasikan filosofi pengembangan talenta. Seperti batu permata yang melalui proses panjang hingga memiliki nilai, mahasiswa membutuhkan pembelajaran, pendampingan, penguatan kompetensi, dan pembentukan karakter agar potensinya berkembang secara optimal.
Secara organisatoris, PERMATA merangkum tujuh nilai utama, yaitu Professional (profesional), Ethical (beretika), Resilient (tangguh), Modern (adaptif terhadap perkembangan zaman), Accountable (akuntabel), Talent – Oriented (berorientasi pada pengembangan talenta), dan Agile (lincah serta responsif).
Ketujuh nilai tersebut menjadi landasan untuk membangun organisasi yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada kebutuhan mahasiswa dan dunia kerja.
Pendekatan ini menegaskan bahwa pengembangan karier tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan teknis. Integritas, etika, karakter, dan kemampuan beradaptasi juga menjadi faktor penting dalam menghadapi perubahan kebutuhan profesi.
Bangun Jejaring dengan Dunia Usaha dan Industri
PERMATA – PTKI mengusung visi menjadi perkumpulan pusat pengembangan karier dan talenta PTKI yang unggul, integratif, dan bereputasi nasional dalam menyiapkan generasi profesional, berintegritas, serta berdaya saing global.
Untuk mencapai visi tersebut, organisasi mendorong penguatan kelembagaan dan standardisasi mutu layanan pusat karier di seluruh PTKI, pengembangan program talenta berbasis kompetensi dan nilai etika keislaman, serta perluasan kemitraan dengan perguruan tinggi, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), instansi pemerintah, hingga lembaga internasional.
Pengembangan sistem tracer study yang terintegrasi juga menjadi agenda penting untuk mendukung evaluasi pendidikan dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja.
Dengan demikian, pusat pengembangan karier tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga menjadi penghubung antara pendidikan tinggi, kebutuhan profesi, pengembangan kewirausahaan, dan kontribusi lulusan kepada masyarakat.
Tantangan Menghadirkan Program Berdampak
Kepengurusan PERMATA – PTKI periode 2026 – 2028 menghadapi tantangan untuk menerjemahkan jejaring antarperguruan tinggi menjadi program kolaboratif yang terukur dan berdampak nyata.
Pertukaran praktik baik, peningkatan kualitas data lulusan, pengembangan talenta mahasiswa, serta perluasan kemitraan karier dan kewirausahaan menjadi sejumlah langkah yang perlu diperkuat.
Terpilihnya Heri Gunawan diharapkan meningkatkan kontribusi UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam membangun ekosistem pengembangan karier di lingkungan PTKI.
Keberhasilan organisasi ini pada akhirnya akan ditentukan oleh kemampuannya menghadirkan program yang membantu mahasiswa dan alumni meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, serta memperluas akses terhadap kesempatan kerja dan kewirausahaan.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, PERMATA – PTKI diharapkan mampu menjembatani potensi lulusan dengan kebutuhan dunia profesional sekaligus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.













