Pewarta : Romli Kahar/Ajid
Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi – Tepat pukul 20:00 WIB selepas Sholat Isya’ warga sekitar Kampung Nagrog, Desa Citarik, Palabuhanratu, Kab.Sukabumi digegerkan dengan kejadian duel berdarah antar sesama warganya yaitu Yudi Ubak (49) dengan Agus Tralis (39), Sabtu (02/01/2021).
Akibat peristiwa berdarah tersebut, lengan tangan kanan Yudi nyaris putus terkena bacokan senjata tajam berjenis golok yang ditebaskan Agus Tralis.
Menurut keterangan warga sekitar duel berdarah ini terjadi karena adanya dendam pribadi akibat kesalahfahaman diantara keduanya.
Yudi Ubak yang keseharian sebagai penjual es doger keliling ini langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga sekitar akibat lukanya yang cukup parah banyak mengeluarkan darah.
Menurut keterangan saksi mata, Jelug (43), sebelum terjadinya pembacokan, dirinya tengah ngobrol dengan beberapa rekannya, tiba – tiba pelaku lewat, dan menegur korban.
“Saya, Repi, dan Ubak (Korban), saat itu sedang duduk bertiga ngobrol di warung milik Mang Euncum, tiba – tiba Agus (49) lewat, dan berbalik mendatangi korban (Ubak) sambil berkata, ‘naon sia unggal aing lewat sok molotot wae, (Kenapa setiap saya lewat kamu selalu memelototi – red),” ujar saksi.
Kemudian, lanjut Jelug, dan Ubak (Korban) menjawab, “Naon Gus, ulah boga hate goreng ka urang, (Jangan punya perasaan jelek Gus), yang dijawab lagi sama si Agus, naon sia, sambil memukul Ubak (korban),” paparnya Jelug.
Jelug mengaku sempat melerai keduanya, setelah dipisahkan, pelaku pun pulang ke bengkel dan tak lama kemudian datang lagi sambil membawa golok dan langsung membacokannya kearah korban dengan membabi buta, akibatnya, Ubak mengalami luka dileher dan luka menganga ditangannya hingga harus mendapat 23 jahitan.
Sementara pelaku berhasil diamankan petugas Kepolisian Polsek Palabuhanratu, Kab.Sukabumi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya tersebut.













