Pewarta : Tim Liputan
Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Terpantau tim liputan (29/03/2021) SDN 1 Cipelah, Kec. Rancabali, Kab. Bandung perlu perhatian Dinas Pendidikan Kab. Bandung. Seperti diutarakan Dedi, satu diantara orang tua siswa SDN 1, bahwa di Sekolah tempat anaknya menuntut ilmu, tidak ada rumah dinas guru, padahal ditempat seperti ini sangat dibutuhkan, apalagi guru yang tinggalnya jauh dari sekolah. transportasi umum sangat terbatas. Kepala sekolahnya mengontrak rumah, karena mereka berdomisili di Ciwidey. “Kalau bu guru bolak balik kasihan, cape, terpaksa ngontrak rumah warga disini, “tutur Dedi.
Masih menurut Dedi, yang paling butuh perhatian bahkan mendesak dari Dinas Pendidikan Kab. Bandung yaitu TPT, karena TPT ini posisinya sudah miring dan retak-retak, pasalnya tahun 2009 diguncang gempa bumi, kondisi TPT tersebut sangat memprihatinkan, “apalagi sekarang musim hujan, “ujar Dedi lagi.
“Kami dari orang tua siswa dan Kepala sekolah setiap tahun mengajukan baik melalui musrenbang maupun mengirim proposal ke Dinas Pendidikan Kab. Bandung, namun hingga hari ini belum kunjung di bangun, “pungkas Dedi kesal.
Pada kesempatan lain Tim Liputan menyambangi Kantor Kepala Sekolah SDN 1 Cipelah, diterima oleh Kepala Sekolah,
Euis Popon Supriatni. Saat diwawancara Tim Liputan mengenai Rumah Dinas Guru dan TPT yang sudah miring, Euis membenarkan apa yang disampaikan Dedi, orang tua siswa. “Ya memang benar yang disampaikan pak Dedi orang tua siswa.TPT pada tahun 2009 di guncang gempa bumi posisinya miring dan retak-retak, kami dan guru beserta orang tua siswa merasa tidak nyaman kalau masuk ruang kls, karena posisi tpt sudah miring, takut di kala hujan besar bangunan sekolah bisa ambrol, harapan kami, kepada Pemerintah Kab. Bandung, mohon agar ruang guru dan TPT segera di bangun, ” tutur Euis.














