Ragam

Babinsa Koramil 08/RL Pantau Pembuatan Posko PPKM di Desa Kencana Mulya, Kec.Rambang

adminsigiku.com
×

Babinsa Koramil 08/RL Pantau Pembuatan Posko PPKM di Desa Kencana Mulya, Kec.Rambang

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Iwan Brata

Koran SINAR PAGI, Kab.Muara Enim – Babinsa Koramil 08/Rambang Lubai, Kodim 0404/Muara Enim, Sertu Sutrimo didampingi Babinkamtibmas, perangkat desa dan bidan desa menyiapkan pembuatan Posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala Mikro di Desa Kencana Mulya, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

Pemerintah kembali menurunkan istilah baru sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, melalui Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 03 Tahun 2021 tentang PPKM Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 sampai tingkat desa dan kelurahan dalam rangka upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Desa maupun kelurahan yang berada di wilayah Kabupaten Muara Enim turut bersiap diri dengan adanya kebijakan ini, seperti yang terpantau di Desa Kencana Mulya, Kecamatan Rambang, perangkat desa serta pemuda desa setempat mulai menyiapkan posko yang akan digunakan sebagai posko pemantauan.

Seperti diungkapkan oleh Danramil 08/RL yang diwakili Sertu Sutrimo, yang turun langsung mengecek posko pemantauan di desa binaannya menuturkan, bahwa pembuatan posko sebagai tindak lanjut rapat koordinasi yang digelar ditingkat kecamatan sebelumnya.

“Dalam pembuatan Posko perlu adanya kesiagaan baik peralatan dan fasilitas yang dibutuhkan dalam penanggulangan Covid-19. Termasuk kesiapan personel yang disiagakan, mengingat fungsi posko ini juga memberikan pelayanan setiap pengaduan masyarakat, khususnya pendatang/pemudik dari luar wilayah sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus Corona. Untuk itu kita siapkan mulai sekarang.” tutur Sertu Sutrimo.

Menurutnya, peran posko harus dioptimalkan, terutama untuk melayani pengaduan dari masyarakat agar mempermudah mereka mendapatkan penanganan serta informasi terkait virus corona ini dan selalu berkoordinasi dengan Bidan Desa. “Yang terpenting adalah edukasi dan pencegahannya,” ujarnya.