Pewarta: Tim
Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Kepala Sekolah SMPN 1 Payaraman Jarang datang Kesekolahan diduga mempunyai dua jabatan , Pasalnya Selain kepala sekolah SMP negeri satu payaraman Ia juga Sebagai Kepala Pondok Pesantren.
Hal ini terungkap dari hasil pantauan awak media di lapangan,saat melakukan Kroscek dilapangan. Karena sudah tiga kali hendak menemuinya,selalu beberapa guru di sekolah tersebut bilang ,tidak ada di kantor. kepala sekolah SMP negeri satu payaraman mempunyai pondok pesantren tak jauh dari lokasi sekolah yang sekarang sedang di pimpinnya.
Diduga Akibat Menjadi Kepala Pondok Pesantren hingga jabatan sebagai kepala sekolah sering diabaikan karena sibuk mengurus Pondok Pesantren yang ia pimpin dan kepala sekolah SMP negeri satu payaraman jadi jarang masuk kantor.
Menurut beberapa guru yang sedang mengajar di sekolah SMPN 1 Payaraman, kalau mau bertemu dengan kepala sekolah mereka langsung saja ke pondok pesantren yang ia pimpin karena tidak jau dari sini.
“Biasanya semua orang yang punya kepentingan dengan beliau langsung ke sana semua dikarenakan beliau punya pondok pesantren”,Katanya.
Sementara itu Kepala sekolah SMPN 1 payaraman saat di konfirmasi melaui Pesan WhatsApp pribadinya membantah kalau dirinya jarang ngantor ,”saya memang ada pondok pesantren kebetulan rumah saya di sana Insha Allah saya selalu ke sekolah,kalau mau ketemu dengan saya boleh kepondok pesantren saya” katanya.
Terpisah Kepala Bidang Sekolah Menengah (Kabid SM) Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir Darojat mengatakan Saat di kompormasi di ruang kerjanya, Jumat (28/5/2021).Mengatakan bahwa ia sudah menghubungi kepala sekolah SMPN 1 payaraman melaui nomor hendponnya bahwa ia selalu masuk kantor , Hanya saja disaat media pergi dari sekolah ia baru datang.
” Yah, saya dapat info ,bahwa sekarang kepala sekolah SMPN 1 payaraman sudah mengajukan surat permohonan mengundurkan diri sebagai kepala sekolah,dia sekarang hanya ingin menjadi guru sekolah swasta saja”, pungkasnya.













