Peristiwa

Kapolres Lakukan Pengecekan Terhadap Pos Penyekatan dan Juga Mesjid di Wilayah Sumedang

adminsigiku.com
×

Kapolres Lakukan Pengecekan Terhadap Pos Penyekatan dan Juga Mesjid di Wilayah Sumedang

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Jeky

Kabupaten Sumedang –  Hari ke tiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kapolres Sumedang AKBP. Eko Prasetyo Robbyanto terus .melakukan pengecekan   terhadap pos penyekatan ring 1,  wilayah Kota Sumedang dan juga di ring 3, wilayah perbatasan Sumedang.

Seperti  kini, dia pun melakukan pengecekan terhadap pos penyekatan yang berada di alun-alun Tanjungsari, juga depan  Unpad Kecamatan Jatinangor, dan juga di wilayah Kecamatan Cimanggung. Senin ( 5/7/21 ).

Juga selain itu, Kapolres pun melakukan pengecekan terhadap beberapa mesjid diantaranya Mesjid Agung Tanjungsari, dan Mesjid Agung Situraja. Pasalnya untuk sementara waktu kegiatan di mesjid itu ditutup sesuai  aturan pemerintah selama massa  PPKM darurat..

“Hal itu dilakukan demi  menghindari kerumunan, sehingga mencegah  terjadinya penularan Covid-19”, ujar Kapolres.

Dinilai Kapolres, kini kegiatan penyekatan berlangsung denga baik,  dimana dengan adanya penyekatan bisa menghambat  mobilitas  masyarakat, seperti halnya di pos penyekatan yang ada di Kecamatan Cimanggung.

“Disana untuk mobil yang bernomor polisi di luar Sumedang, kami akan tanyakan kepentingannya, dan  bila tidak urgent serta tidak ada surat keterangan anti gen, akan kita putarbalikan ke luar wilayah Sumedang kembali”, jelas Kapolres.

Lanjut dikatakan dia, ada 3 pos penyekatan ring 3  yang kini ada,  yaitu di Kecamatan Cimanggung daerah Parakan Muncang,  Kecamatan Jatinangor dekat Unpad, dan satu lagi di  Kecamatan Tomo yang berbatasan dengan Majalengka.

“Kami, lanjut nya ,kini sedang melakukan evaluasi apakah yang di Ujungjaya maupun  Tanjungmedar  yang berbatasan dengan  Subang perlu dilakukan perbaikan, dan ( untuk ) evaluasi yang dilakukan  saat ini yang jelas kita lakukakan di dalam Sumedang kota dulu”, jelas nya.

Dan kami pun,  ucap dia selanjut nya, kami pun sudah memerintahkan untuk  di kecamatan dilakukan penutupan jalan – jalan tetapi yang bukan jalan provinsi. Sehingga mobilitas masyarakat bisa terhambat dan pada akhirnya masyarakat enggan keluar rumah dan tetap tinggal di rumah selama dua minggu massa PPKM.

Perlu dijelaskan,  ucap berikut nya, sebelumnya untuk anggota  sudah dilakukan pemeriksaan anti gen.  Dan  juga Polres Sumedang  kini sudah memiliki alat genose C 19, alat itu sudah dipergunakan setiap hari Sabtu.

“Dampak dari PPKM, tingkat kejahatan diprediksi menurun karena masyarakat dengan sendirinya berada di rumah selama dua minggu, Namun demikian kami tetap waspada”, tegas nya.

Selain itu, kata dia, kami pun mendengar akibat PPKM dampak ekomomi para pedagang menurun

“Hal itu pun sudah tentu perlu  kami waspadai karena kondisi demikian  bisa menjadi pemicu naiknya tingkat kejahatan. Namun kami pun  sudah berusaha dengan cara, Polres Sumedang melakukan beberapa  kegiatan baksos-“, terang nya.

Dan selain itu, tukas dia, untuk patroli kewilayahan, kembali  rutin dilakukan pada level Forkopimcam  dan  kita pun melakukan penebalan dengan dilakukan oleh para pejabat utama Polres secara bergantian baik siang maupun malam.

“Mudah – mudahan Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan kita kembali berkehidupan normal kembali”, pungkas nya.