Dermaga Perikanan Palabuhanratu Jadi Tempat Evakuasi Jenazah Nelayan Kapal Ikan Dari Luar

0
188

Pewarta : Ayi Suherman

Kabupaten Sukabumi – Satpolair Polres Sukabumi evakuasi seorang anak buah nelayan (ABK) KM Harapan Jaya di teluk Palabuhanratu yang meninggal diperairan Samudera Hindia. Rabu malam sekitar pukul 19:00.wib (15/9/2021).

Diketahui korban meninggal saat berlayar di perairan Samudera Hindia pada hari Jum’at lalu sekitar pukul 14:30.wib (10/9/2021).

Penjemputan evakuasi jenazah nelayan, mengingat Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP) yakni dermaga perikanan yang terdekat dari lokasi dimana kapal tersebut berada,” ungkap Kasatpolair Polres Sukabumi AKP Tri Andri Affandi.

Setelah dilakukan evakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan visum dan diserahkan kepada pihak keluarga almarhum.

Sementara dari hasil visum luar sendiri jenazah tidak mengalami kekerasan, nelayan yang jadi korban meninggal di tengah laut saat mencari ikan ini meninggal karena sakit bawaan.

Diketahui korban berinisial S (69) Warga kampung Sukorejo, RT. 001/005, Desa Sukorejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, provinsi Jawa Tengah itu meninggal akibat penyakit hernia yang dideritanya.

“Almarhum yang merupakan ABK KM Harapan Jaya, berangkat dari Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara empat bulan lalu. Pada saat berlayar mencari ikan di samudera Hindia, korban tiba-tiba merasakan sakit yang dideritanya sejak lama, karena kurangnya penangan akhirnya pria tersebut meninggal pada saat berlayar.

Almarhum berangkat melaut dari Jakarta sekitar 4 bulan yang lalu, bersama 30 rekan nelayan lainya dalam satu kapal, dan biasa melaut dalam durasi waktu 6 bulan, sekali berangkat,” pungkasnya.

Sementara itu, keluarga korban Supeno menuturkan dirinya mendapat kabar pada hari Sabtu kemarin, kemudian dirinya berangkat ke Sukabumi untuk penjemputan jenazah korban.

“Dapat kabar dari keluarga, di suruh pulang ke Gerobokan, setelah disitu baru kesini, dan kini semua keluarga sudah berada di rumah duka menunggu jenazah sampai disana,” tandasnya.