Peristiwa

GMMG Soroti Perilaku Pejabat Kab.Garut Ditengah Musibah Yang Melanda

adminsigiku.com
×

GMMG Soroti Perilaku Pejabat Kab.Garut Ditengah Musibah Yang Melanda

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – Setelah viral video joged asik – asik Bupati Garut bersama beberapa Nakes saat berada di Lombok, kini muncul lagi video joged ”Juragan Empang” pada acara Family Gathering Babehku, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Senin (6/12/2021) kemarin. Hal tersebut mendapat sorotan tajam dari Gerakan Mahasiswa Membangun Garut (GMMG).

Bencana wabah covid-19 belum usai, ditambah lagi belum ada satu bulan, telah terjadi bencana banjir bandang di Kecamatan Sukawening dan Karangtengah, dimana lebih dari 307 rumah penduduk yang terdampak, sebelumnya terjadi banjir di Kecamatan Sukaresmi di Kabupaten Garut di indikasikan terjadinya banyaknya alih fungsi lahan di Kabupaten garut dilakukan oleh Pemimpin tertinggi di Kabupaten Garut.

Ketua Gerakan Mahasiswa Membangun Garut (GMMG ) Yusuf Abdullah, mengatakan masyarakat diberi musibah, namun para pejabat malah mempertontonkan perilaku yang berfonya-foya (hedonisme) yang tak patut dilakukan sebagai para abdi negara dan bangsa perilaku tersebut, di atas musibah penderitaan masyarakat Garut.

Dirinya mempertanyakan secara garis besar moralitas para pejabat di lingkaran Pemda Garut patut di pertanyakan oleh DPRD Kabupaten Garut dan Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) selaku pembina para Aparatur Sipil Negara di lingkaran Pemda Garut

“Jangan sampai sebagai pemimpin di Garut seenaknya saja toh mereka juga di biayai hidupnya oleh masyarakat,” ucapnya, Kamis (9/12/2021).

Lanjut, Yusuf Abdullah, Lantas bagai mana dengan visi – misi Bupati Rudi – Helmi dengan Garut Bertakwa Maju & Sejahtra.

“Sangat bertolak belakang dengan realitas yang terjadi, para pejabat di Garut krisis moralitas sungguh miris” ujarnya.

Dikatakannya, Ini Harus menjadi Evaluasi Bersama Rezim Rudi – Helmi telah gagal menjadi pemimpin Garut menjelang 10 taun kepemimpinannya.

“Bencana dimana-mana, para pejabatnya Berfoya-foya. Ini menjadi salah satu bukti yang riil, kontribusi pejabat di Garut sangat rusak moralitas dan Perusak Alam,” tegasnya.

Menurutnya, Elemen Mahasiswa, Pemuda dan Tokoh Masyarakat di Garut harus tegas menyikapi pejabat Garut krisis moralitas. Karena membiarkan sama saja dengan membenarkan.