Liputan Khusus

Oknum Kepala Sekolah Diduga Bullying Siswa

adminsigiku.com
×

Oknum Kepala Sekolah Diduga Bullying Siswa

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ok

Koran SINAR PAGI, Kab. Tulungagung,- Belum selesai membahas Keterbukaan Informasi Publik perihal laporan penggunaan anggaran dana Bos dan BPOPP, diduga Oknum Kepala Sekolah SMKN 2 Boyolangu malah menambah masalah dengan bullying kepada salah satu siswanya, sampai menangis.

Perihal kejadian dugaan bullying tersebut telah diceritakan salah satu anak didik, kepada keluarganya sambil menangis. Sebut saja Putri ( nama samaran ).

Ag ( Inisial ) selaku bapak putri melalui telepon menyampaikan kejadian tersebut kepada Hendri Dwiyanto, Ketua Laskar Merah Putih ” Mas ini anak saya pulang sekolah nangis-nangis bilang kalau disuruh pulang dikatain keluargamu tidak harmonis, tolong mas hendri ke rumah,”pinta  Ag melalui telepon (Ag masih diluar kota).

Anak dari keluarga Ag yang didampingi teman sekolahnya juga neneknya, telah mewakili menyampaikan kejadian di sekolah ( 8/03/2022 ) kepada Hendri, Ketua LMP dan Santo selaku Brigade LMP sebagai berikut, ” Putri telah mendapatkan pesan melalui whatsap dari wali kelasnya, agar Putri datang ke sekolah. Sewaktu di sekolah Putri dipertanyakan oleh wali kelas, wakil kepala sekolah, dan Putri juga bilang kalau ada dua Jaksa yang ikut menanyakan. Putri dipertanyakan terkait pembayaran iuran sekolah karena itu wajib dan kamu harus sampaikan kepada orangtuamu?,  Putri menjawab iuran sekolah saya sudah terbayar semua. Selanjutnya Putri disuruh mencabut laporan yang telah dilaporkan atau putri minta KTP bapak untuk segera mencabut laporan. Setelah itu Putri menjawab kalau masalah itu tidak tahu yang tahu bapak, sehabis itu putri minta ijin pulang. Sewaktu permintaan pulang berpapasan dengan kedatangan Kepala Sekolah dan kepala sekolah itu bilang, “Pulang sana keluargamu gak Harmonis,” dan Putri menjawab ” Harmonis, “Putri juga bilang kalau kepala sekolah itu menyampaikan dengan nada keras dan sambil menatap dengan mata yang tajam.

Sementata itu  neneknya Putri merasa kaget, pasalnya Putri sepulang dari sekolah nangis, “tutur Neneknya Putri kepada Hendri dan Santo, yang  disaksikan Putri dan temannya.

Perihal dugaan bullying kepada anak didik segera disikapi Hendri. Dari semua pernyataan keluarga Ag disampaikan kepada Feris Dase, SH selaku Lembaga Bantuan Hukum Laskar Merah Putih yang segera dibuatkan surat kuasa khusus untuk pendampingan.

Penyampaian kata dugaan bullying ( 9/03/2022 ) dipertanyakan, kepada Oknum Kepala Sekolah  SMKN 2 Boyolangu apakah benar adanya penyampaian kata tersebut. Saat Oknum Kepala Sekolah dihubungi media via telepon  berkali-kali tidak diangkat, meski dari nada sambungnya tlp yang bersangkutan aktif.

Lebih lanjut  Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulung Agung Agung Tri Radityo, SH.MH saat dihubungi media via telepon (9/03/2022) untuk mengkonfirmasi kehadiran 2 Jaksa ke SMKN 2 Boyolangu bersamaan dengan pemanggilan  Putri  oleh pihak Sekolah, seperti yang disampaikan keluarga Ag kepada LMP.  Agung menjawab, “Untuk masalah itu nanti saja saya akan panggil Ketua LMP terlebih dahulu,”Jawab Agung

*Bersambung*