Pewarta : Tono Efendi
Koran SINAR PAGI,Kota Tasikmalaya,- Seorang dokter yang juga Mantan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, akhir akhir ini terlihat rajin serta rela blusukan ke tiap wilayah yang ada di Kota Tasikmalaya. Bahkan dokter ini tak sungkan sungkan masuk ke gang gang kecil yang jalannya hanya dijangkau dan dilalui Roda dua di sudut Kota Tasikmalaya, hanya untuk memeriksa dan mengobati warga yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan serta terbentur keluhan akibat ekonomi.
Dokter tersebut bernama Dr.H.Wasisto Hidayat, M.Kes., yang baru saja memasuki purna Bhakti sebagai ASN pejabat Kota Tasikmalaya per-Desember 2021 lalu, sempat memimpin RSUD Dr.Soekardjo selama kurun waktu 15 tahun.
Dokter yang dikenal murah senyum dan ramah tamah kepada setiap orang itu, memang dikenal cukup familiar serta senang menolong orang lain yang membutuhkan bantuannya sejak dirinya menjadi ASN di Kota Tasikmalaya.
Bahkan disaat purna bhaktinya sekarang, dokter sosial ini dalam kehidupan bermasyarakat nya tetap Istiqomah tak berubah, baik, santun dan mau membantu menolong terhadap sesama termasuk kepada keluarga pra sejahtera yang menjadi prioritas kunjungannya.
“Mereka mereka (warga-red) sebetulnya layak untuk didatangi, disamping itu juga mereka terbentur dengan faktor ekonomi apalagi pasca pandemi Covid-19 ini,. Selanjutnya faktor keterbatasan informasi serta sulitnya mengakses fasilitas kesehatan, dan ini bisa jadi salah satu penyebab masyarakat enggan untuk berobat memeriksakan kesehatannya ke tempat pelayanan kesehatan terdekat,” ungkap dr Wasisto kepada koran SINAR PAGI Usai memeriksa warga di Jl Paseh Gg Gunung Ceuri Tuguraja Cihideung Kota Tasikmalaya, Senin (14/3/2022).
Bagi dokter Wasisto, kegiatan bakti sosial dengan terjun langsung ke masyarakat, menurutnya banyak sekali makna yang bisa diambil oleh dirinya.
“Saat masih terikat dengan jabatan dan pekerjaan sebagai ASN, tentunya untuk bisa menemui para pasien langsung kerumah rumah rasa rasanya akan terasa sulit mencari waktu, sekarang setelah pensiun saya memiliki waktu banyak, ya sambil refreshing tapi ada manfaatnya bisa membantu masyarakat yang butuh pertolongan kesehatan,” kata dr.Wasisto yang terlihat enjoy dan selalu melempar senyum kepada setiap orang yang dilaluinya dijalan.
Giat dr Wasisto ini merupakan upaya mendekatkan diri sebagai paramedis, agar apa yang dilakukannya saat ini bisa meminimalisir jarak dengan pasien atau warga.
Bahkan dalam setiap kunjungannya itu, tidak sedikit dirinya menemukan beberapa kasus penyakit dimasyarakat yang cukup memprihatinkan dan perlu penangganan medis. Apalagi giat sosial dr Wasisto ini, dalam sehari mengunjungi warga bisa mencapai 4 hingga 6 pasien/warga dengan jarak tempuh yang berbeda. Apalagi bantuan yang diberikannya, selain pemeriksaan dan pengobatan gratis, tidak jarang dirinya membantu uang untuk meringankan biaya si pasien yang dinilai sangat kurang mampu.
“Mudah mudahan pengabdian saya dimasa pensiun dan disisa hidup saya ini, bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Apa yang saya lakukan saat ini, sama sekali tidak ada maksud lain, saya ikhlas, lilahitaala mencari ridho Alloh SWT,” tegas dokter yang kini masih membuka praktek umum di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Kehadiran sosok dokter Wasisto ini, bagi masyarakat tentunya merasa terbantu dengan pemeriksaan dan pengobatan secara cuma cuma kepada warga.
Dengan adanya kepedulian seorang dokter yang mau blusukan ini warga mengaku merasa terbantu.
“Mudah mudahan kebaikan yang tulus dari pa dokter Wasisto, dibalas oleh Alloh SWT berlipat ganda Kunjungannya yang mendadak kerumah warga, suatu kejutan dan keberkahan buat keluarga. Semoga Pak Dokter selalu sehat dan tetap Istiqomah menolong masyarakat,” kata Ny.Iis Sumirat (51) warga Paseh Gunung Ceuri yang Ayahnya mendapat pertolongan kesehatan karena penyakit Parkinson yang sudah 4 tahun terbaring di kasur dan kursi roda. (***)
