Ragam

Ustadz Pesantren Tunas Ilmu Purbalingga Ajak Melanjutkan Ketakwaan di Idul Fitri 1443 H

adminsigiku.com
×

Ustadz Pesantren Tunas Ilmu Purbalingga Ajak Melanjutkan Ketakwaan di Idul Fitri 1443 H

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Dwi Arifin
Koran Sinar Pagi (Banyumas)-, Ustadz Arif Hidayatulloh dari pesantren Tunas Ilmu Purbalingga menjadi khotib sholat Idul Fitri 1443 Hijriah di lapang Alun-alun Banyumas. Saat menyampaikan khotbahnya, beliau mengingatkan jama’ah tentang melanjutkan ketakwaan setelah hari raya Idul Fitri tahun ini.

Ustadz Arif Hidayatulloh menyampaikan hari raya Idul Fitri merupakan hari raya umat islam. Ada dua kebahagian saat ramadhan yaitu saat berbuka puasa dan saat idul fitri.

Menurutnya amal ibadah yang dilaksanakan di bulan ramadhan adalah modal utama untuk meraih ketakwaan. Maka setelah ramadhan pergi sudah semestinya ketakwaan itu dilanjutkan kedepannya.

Karena pada dasarnya tugas ibadah itu harus terus dilakukan sampa datang kematian. Menurut Qur’an Surat Al-Hijr Ayat 99, “Dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin (ajal) datang kepadamu”

Selain itu ibadah juga sebagai jalan memperbaiki keadaan. Telah dijelaskan dalam Quran Surat Al Ar-Ra’d ayat 11, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”

Sebagai upaya mengamalkan perintahnya, umat islam diarahkan untuk memulai dari memperbaiki diri atau keluarga dan menjaga keluarga dari api Neraka.

Lalu Ustadz Arif membacakan Qur’an Surat At Tahrim ayat 6, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”

Memahami ayat tersebut, sahabat Nabi Ali bin Abi Tholib menafsirkan ayat itu dengan mengarahkan atau membekali anggota keluarga dengan ilmu agama.

Setelah sukses mengajarkan dan membangun agama dalam keluarga. Maka tugas selanjutnya ialah berbuat baik kepada tetangga. Kedua hal itu sebagai upaya sukses atau meraih kebahagian Dunia sampai Akhirat.

Seperti yang dijelaskan Qur’an surat Ali Imran Ayat 185 Beserta Artinya. Artinya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan.

http://www.koransinarpagijuara.com/2022/05/01/andai-masjid-dapat-bicara-dia-akan-berkata-jangan-tinggalkanku-saat-ramadhan-pergi/

Pada akhir khotbahnya Ustadz Arif memberikan nasihat khusus bagai kaum wanita yang disampaikan Rosululloh tentang pentingnya menjaga sholat, bersedekah, menutup aurat dan bersyukur terhadap kebaikan suami. Karena kebanyakan wanita masuk Neraka, sebab lalai dan tidak melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Nabinya.