Liputan Khusus

Wow !!? Pertama di Indonesia, Ada Toilet Berbayar di Rumah Sakit Kota Tasik

adminsigiku.com
×

Wow !!? Pertama di Indonesia, Ada Toilet Berbayar di Rumah Sakit Kota Tasik

Sebarkan artikel ini

Photo: Salah satu Toilet Berbayar bagi pasien dan pengunjung di RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya

Pewarta : Tono Efendi

Koran SINAR PAGI, Kota Tasikmalaya,- Rasa rasanya RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, akhir akhir ini mulai meradang dengan beberapa masalah yang kini terus bermunculan. Mulai dari KSO Lab, KSO Right Parking, Ambulance hingga kini muncul masalah anyar, Toliet didalam rumah sakit yang Berbayar.

Dari pantauan Koran Sinar Pagi, kini sejumlah keluarga pasien dan pengunjung Rumah Sakit Umum (RSUD) Dr Soekardjo mengeluhkan adanya kewajiban membayar saat menggunakan dua toilet di rumah sakit milik Pemerintah Kota Tasikmalaya. 1 Toilet dekat IGD dan 1 toilet dekat Poliknik.

Padahal toilet berbayar ini masih berada didalam lingkungan RSUD Dr Soekardjo, sehingga sangat disesalkan harus ada kewajiban membayar saat dimanfaatkan keluarga pasien dan pengunjung.

Hal ini membuat bingung sebagian pengunjung rumah sakit tersebut, seperti dituturkan Ny Rahayu (32), salah seorang pengunjung RSUD Dr Soekardjo. kepada Koran Sinar Pagi. ibu dua anak ini megeluh dengan Toliet berbayar bak seperti toilet yang ada di terminal atau pasar Saja.

Ibu berparas cantik yang menemani salah satu anggota keluarganya yang sedang di rawat di RSUD Dr Soekardjo ini mengaku heran karena ada pembayaran setelah menggunakan fasilitas toilet tersebut.

“Aslinya saya heran bercampur bingung juga, karena saat itu saya buru-buru langsung masuk saja, namun ketika keluar dari toilet ada petugas yang meminta bayaran,”tutur Ny Rahayu warga Tuguraja itu sambil geleng geleng kepala.

Dari pantauan wartawan, Kamis (12/5/2022) siang itu, toilet berbayar tersebut bangunannya berendengan dengan ruang tunggu pasien dan pengunjung, namun letaknya agak menjorok kedalam. Didepan toilet dijaga seorang lelaki lengkap dengan meja untuk menyimpan uang setoran pemakaian toilet.

Saat wartawan mencoba menghubungi Dirut RSUD Dr Soekardjo dan Wadirum, Kamis (12/5/2020) siang, kembali mengalami kesulitan untuk mengkonfirmasi permasalahan tadi.

Namun menurut Wadir Keuangan RSUD Dr Soekardjo, H Herwan menerangkan jika permasalahan tersebut kini sedang dalam pembahasan, karena keluhan keluhan tadi sempat ada yang menyampaikan ke pihak rumah sakit.

“Saat ini sedang dibahas dengan jajaran direksi dan manajemen terkait beberapa permasalahan tersebut, termasuk KSO Lab dan Parking. Inshaa Alloh kedepan ada pembenahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik lagi,” ucap singkat kepada wartawan.

Sementara itu Uus Firman,SE Ketua Jaringan Nurani Rakyat (JANUR) kepada Koran Sinar Pagi mengaku heran sekaligus miris, jika di dalam RSUD Dr Soekardjo ada Toliet untuk pasien dan pengunjung yang dimintai bayaran.

“Miris, rasa rasanya mungkin di Indonesia ada Toilet Berbayar untuk pasien dan pengunjung hanya ada di rumah sakit ini, memalukan. Terus hasilnya dikemanakan atau disetor ke siapa. Kacida, jika dipakai alasan untuk menambah kas rumah sakit, masa harus ada toilet berbayar kaya di terminal saja,” ucap Uus sambil tersenyum geleng geleng kepala, kepada wartawan, Sabtu (14/5/2022) pagi tadi.

Oleh karena itu, masih kata Uus, dirinya pernah berbicara kepada rekan rekan media, jika kondisi RSUD Dr Soekardjo saat ini betul betul penuh problematika.

Bahkan dirinya beberapa bulan ini sering mengamati dan memantau, jika rumah sakit milik pemerintah ini sudah mulai mengeluarkan letupan letupan masalah yang belum terselesaikan.
.
“Segera benahi manajemen secara menyeluruh, semua direksi berikut jajarannya termasuk staf harus solid kompak dan memiliki komitmen kuat untuk perbaikan rumah sakit kebanggaan warga Kota Tasikmalaya ini. Jangan ada dikotomi apalagi saling menjatuhkan,” pungkasnya dengan sedikit nada sindiran.