Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Lomba desa dan kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2022. Tema lomba tahun ini ialah “Desa Tangguh Ekonomi Masyarakat Tumbuh”. Pemenang lomba desa dan kelurahan tersebut akan dipersiapkan untuk mengikuti lomba desa di tingkat nasional.
Nugi Sobarna S.STP, Penggerak Swadaya Masyarakat di Bidang Bina Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat menjelaskan proses lomba yang telah berlangsung seperti biasa ada penilain administrasi dan ekpose, lalu pengecekan lokasi. “Lombanya dari mulai tingkat kecamatan, naik ke tingkat kabupaten/kota dan dilanjut penilaian di tingkat provinsi untuk dilombakan di tingkat nasional. Desa yang terpilih sebagai juara ke-I ialah desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, dan kelurahan Bintara kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi. Dewan jurinya terdiri dari perwakilan akademisi dari ITB, pejabat aktif, PKK, dan ahli ekonomi, karena ada penilaian tentang peran desa dalam pertumbuhan ekonomi masyarakatnya,” jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online Koran SINAR PAGI di ruang Podcast DPMD Jabar (10/8/2022)
Menurutnya Desa Cibiru Wetan termasuk desa yang masih mempertahankan kearifan lokal desa dan mampu mendampingi pelaku usaha memperoleh Nomor Induk berusaha untuk pertumbuhan ekonomi di desanya. Selain itu juga desanya sudah membangun tempat wisata lokal, menciptakan layanan digital, siaran Tv Streaming, lalu mendampingi produksi dan promosi para usaha kecil dan menjadi desa percontohan keterbukaan informasi publik serta desa anti korupsi.

Nugi mengungkapkan perihal penilaian indeks desa membangun dalam lomba desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat pada tahun ini menambahkan poin penilaian perihal peran Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes untuk menghasilkan pendapatan asli desa yang berpengaruh kepada pertumbuhan perekonomian masyarakat dan kearifan lokalnya.
Pada RPJMD 2018-2023 ada target kenaikan jumlah desa mandiri, maka melalui lomba ini diharapkan dapat memotivasi dan menjadi inspirasi desa lain dalam pembangunan desanya. Pemenang lomba desa/kelurahan tahun 2022, mereka mendapatkan hadiah uang pembinaan khusus juara I, Rp.100 Juta, Juara II, Rp. 75 Juta dan Juara III, Rp. 60 juta.
Nugi menyatakan saat ini DPMD Jawa Barat sedang mempersiapkan pemenang lomba desa dan kelurahan untuk bersaing di tingkat regional atau antar provinsi di Pulau Jawa. Lalu berlanjut ke tingkat nasional. Semoga pemenangnya menjadi hadiah untuk Jawa Barat di masa jabatan Gubernur Jabar, Ridwan Kamli.

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, Desa Cibiru Wetan sejak dipimpin oleh Hadian Supriatna, S.P mantan tenaga ahli dari Kemendes mengalami kemajuan yang sangat pesat perihal prestasi dan memiliki jejak pembangunan yang unggul jika dibandingkan desa lain.
Diantaranya program dari Komisi Pemberantasan Korupsi tentang Desa Antikorupsi. Program tersebut bertujuan supaya pemerintahan desa mempunyai peran penting dalam mencegah potensi tindak pidana korupsi.
Dari lima indikator yang menjadi syarat dijalankannya program KPK, semuanya sudah dilaksanakan oleh Desa Cibiru Wetan. Mulai dari tata kelola, pengawasan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), inovasi pada bidang pelayanan publik, partisipasi masyarakat dan kearifan lokal. Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung menjadi desa pertama di wilayah Provinsi Jawa Barat yang dipilih oleh KPK untuk dijadikan sebagai percontohan program Desa Antikorupsi.
http://www.koransinarpagijuara.com/2021/12/24/koran-sinar-pagi-programkan-30-menit-weekend-bersama-kadisdik-jawa-barat/
http://www.koransinarpagijuara.com/2022/08/08/dr-ir-rosad-maali-el-hadi-m-pd-m-t-ipu-asean-eng-dosen-telkom-university-berdedikasi-di-posyantekdes-ikhlas-ramaku/
http://www.koransinarpagijuara.com/2022/08/04/wanita-ulama-gemar-berorganisasi-berkarya-tulis-raih-beasiswa-doktoral-kemenag-ri/












