Politik

Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Minta Nelayan Bisa Melek Dengan Adanya Money Politik

adminsigiku.com
×

Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Minta Nelayan Bisa Melek Dengan Adanya Money Politik

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ayi Suherman

Kabupaten Sukabumi – Menjelang tahun politik Bawaslu Kabupaten Sukabumi turun gunung mensosialisasikan program money politik ke lapisan masyarakat Sukabumi, guna mengantisipasi kecurangan Pemilu, yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 nanti.

Ssialisasi bawaslu anti politik uang menyasar masyarakat nelayan yang ada di Palabuhanratu, dengan melibatkan seluruh lapisan unsur nelayan tentang pendidikan politik, yang dilaksanakan di aula pertemuan nelayan Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), Jum’at (04/11/2022).

Memandang dengan adanya sosialisasi dari bawaslu para nelayan menyambut dengan baik, ini sangat luar biasa bisa dipahami karena money politik ini sangat berbahaya untuk keberlangsungan demokrasi pemilihan pemilu nanti,”ujar Sep Radi Priadika sekertaris DPC HNSI Kab Sukabumi.

Ada sekitar 80 orang lebih perwakilan nelayan yang datang untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dari bawaslu kabupaten, dengan materi terkait isu money politik tentunya ini sangat luar biasa sekali dan ternyata kita pahami bahwa money politik ini bisa membawa dampak yang sangat negatif terhadap pemilih.

Selain itu ini membawa manfaat yang luar biasa buat para nelayan itu sendiri, di mana pemberian pembekalan tentang bahaya money politik bisa jadi lebih efisien untuk kemajuan berdemokrasi.

Tentunya kami dari HNSI sendiri akan terus menggenjot memberikan pengarahan-pengarahan tertentu kepada nelayan supaya tidak menjadikan money politik menjadi penyakit di kalangan nelayan,” tuturnya.

Sementara Nuryamah Komisioner Bawaslu Kabupaten Sukabumi, berharap dengan adanya sosialisasi ini, para nelayan bisa melek dan ikut mengawasi serta paham dengan adanya politik uang. Karena di kabupaten sukabumi politik uang ini masuk pada indeks kerawanan.

Secara notabenenya sangat menghawatirkan, dirinya berharap dengan adanya sosialisasi ini mampu meminimalisir terjadinya politik uang pada tahapan pemilu ataupun pada pelaksanaan serentak pada tahun mendatang nanti,” harapnya.

Kami dari bawaslu menggenjot terus terkait sosialisasi ke semua lapisan masyarakat, bukan hanya kepada masyarakat nelayan saja. Seperti sosialisasi dengan ular tangga, itu diperuntukkan untuk para pemilih pemula.

Tetapi untuk selanjutnya kita juga punya perencanaan kegiatan sosialisasi lapisan OKP, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, buruh ataupun para petani dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Sukabumi, kita akan sentuh melalui proses sosialisasi ini.

“Kita dalam melaksanakan sosialisasi dengan menyesuaikan dengan anggaran yang sudah direncanakan tersebut, adapun dengan kegiatannya kami belum bisa menjadwalkan, karena kegiatan yang dilakukan itu selalu berkoordinasi dengan perencanaannya itu dengan pihak propinsi, jadi intinya kita bisa melakukan kegiatan setelah di akomodir oleh pihak propinsi sesuai anggaran yang ada,” tandasnya.