Antar Desa

Okupansi Hotel Menurun Tajam, Pemdes Megamamendung Siasati dengan Pembangunan Infrastruktur Jalan

adminsigiku.com
×

Okupansi Hotel Menurun Tajam, Pemdes Megamamendung Siasati dengan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Abd. Razik

Koran SINAR PAGI, Kab. Bogor,- Tren hunian hotel di Kecamatan Megamendung terus mengalami penurunan, bahkan okupansi hotel diwilayah ini dari 8000 hunian hotel sebelum Covid 19 turun menjadi 1500 hunian pada saat Covid -19 atau turun 75 persen.

“Betul sebelum Covid 19 tingkat okupansi hotel jumlahnya mencapai 8000. Setelah Covid 19 mengalami tren penurun menjadi 1500 atau turun 75 persen,” unkap Kepala Desa (Kades) Megamendung, Duduh Mandu, kepada awak media seusai launching bantuan infrastruktur Satu Miliar Satu Desa (Samisade) di kantornya, Senin (7/11/2022).

Oleh karena itu, kata dia, berbagi macam upaya pun dilakukan untuk meningkatkan okupansi hotel diwilayahnya. Salah satunya adalah dengan merealisasikan bantuan infrastruktur Samisade untuk pembangunan betonisasi jalan Sirnagali sebagai jalur alternatif pendungkung wisata diwilayah ini.

“Adapun volume pengerjaan, panjang 1000 meter, lebar 4 meter dan ketebalan 0,15 centi meter,” jelasnya.

Menurutnya, dengan infrastruktur jalan yang bagus akan berdampak pada tingkat okupansi hotel juga berimbas peningkatan tarap ekonomi warga.

“Saya optimis dengan infrastruktur jalan yang bagus dan cantik tarap ekonomi warga akan meningkat 100 persen,” ujar kades.

Tak hanya itu, lanjut Kades, peningkatan jalan Sirnagalih ini pun bagian dari upaya dalam mengurai kemacetan arus lalu lintas diwilayah ini. Telebih pada saat menjelang akhir pekan atau memasuki libur nasional.

“Biasanya, volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak tepatnya dipintu masuk perumahan Sumarecon, Pasir Angin hingga jalan Sirnagali ini pada momentum akhir pekan Sabtu-Minggu sangat padat terlebih lagi pada hari libur nasional,” ungkapnya.

Bahkan diakuinya, dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan diwilayahnya, pada 2023 mendatang pihaknya akan menggarap proyek Sirnagalih Beauty Projek. Adapun
tujuan utama kegitan ini salah satunya dengan menambah kenyamanan pejalan kaki dan pengguna transportasi umum melalui konsep tersebut.

“Artinya, dalam menata trotoar jalan misalnya, bukan sekadar memperlebarnya untuk kenyamanan pejalan kaki. Namun juga ditunjang dengan berbagai fasilitas lain seperti pengguna jalan secara inklusif, untuk olahraga joging, pesepeda. Termasuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Milik Jalan (R sebagainya,” katanya.

“Lewat program ini, diharapkan Desa Megamendung dari rintisan desa berkembang menjadi desa maju,” harap kades.