OPINI/Artikel

Di Hari Ibu, KEGI Lahir

adminsigiku.com
×

Di Hari Ibu, KEGI Lahir

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd
(Ketu DPP Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia)

Hari ini adalah Hari Ibu bagi bangsa Indonesia. Mulialah para Ibu di seluruh dunia. Pas bertepatan dengan Hari Ibu, lahir pula KEGI, Kode Etik Guru Indonesia produk 70 orprof yang ada di Indonesia.

Naskah akademik KEGI adalah produk para aktivis organisasi guru dan asupan dari sejumlah guru besar yang kompeten. KEGI yang lahir di Hari Ibu tentu bukan panduan sempurna yang bebas kritik. Akan terdapat kekurangan dan ketidaksempurnaan.

Terlepas dari sempurna dan kekurangannya KEGI telah lahir memberi spirit baru, bagaikan sebuah keluarga yang sebelumnya belum punya anak kandung. KEGI lahir memberi kehormatan pada entitas keluarga besar guru.

Realnya KEGI akan sangat implementatif dan menjadi “mushaf” etik bagi setiap guru di satuan pendidikan dan para kepala sekolah. Fakta lainnya tidak atau belum semua guru menjadi anggota orprof. Walau diwajibkan dalam UURI.

Tidak semua orprof mampu memberi advokasi dan perlindungan secara aktif kepada entitas guru. Apalagi orprofnya tidak diurus oleh guru dan condong atau dicondongkan pada kepentingan politik pribadi dan politik praktis.

Hadirnya KEGI telah memberi ruh kehormatan guru, terutama dalam proses pembelajaran dan layanan anak didik. Guru adalah sebuah profesi. Sebuah profesi tanpa kode etik sungguh sangat berisiko ada dinamika negatif yang menurunkan martabat guru.

Hamdalah, tim kerja dan para ketua orprof dan yang mewakili telah menjadi aktor sejarah lahirnya KEGI. Sejarah akan mencatat kelahiran KEGI sebagai sebuah upaya dan niat baik menjaga martabat guru, anak didik dan suksesnya tujuan pendidikan nasional.

Plus era kolaborasi dan sinergi terlihat dalam proses kelahiran KEGI. Semua yang terlibat semangat dan hangat menyengat, membidani lahirnya KEGI. Selamat lahir KEGI, selamat dan sukses guru Indonesia. *Tinggal Bagaimana Tata Kelola dan Etika Orprof* sudah sesuai etika orprofkah?