Ragam

Padepokan Ki Buhun Sumedang, Tempat Belajar Silat Dan Tarung Bebas  Lahirkan Petarung Nasional Hingga Dikunjungi Tamu Dari Denmark

adminsigiku.com
×

Padepokan Ki Buhun Sumedang, Tempat Belajar Silat Dan Tarung Bebas  Lahirkan Petarung Nasional Hingga Dikunjungi Tamu Dari Denmark

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Jeky EPSA

Koaran  Sinar Pagi, Sumedang  –  Padepokan  Ki Buhun yang  berada  di Dusun Sindang Mulya, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kab. Sumedang Jawa Barat,  tempat berlatih Silat dan Tarung Bebas ternyata sudah dikunjungi tamu mancanegara, salah satu nya dari Negara Denmark bernama Christian yang terrarik dengan silat.

” Padepokan ini tempat berlatih silat dan juga Tarung Bebas. Adapun aliran silat disini diterapkan  PAGER KANCANA,yang berarti  Penca Asli Gerak Elmu Rasa dan KANCANA artinya banyak saudara “, ujar  Ki Buhun bernama asli Jana, pemilik  padepokan saat di lokasi, Selasa, (10/1/23).

Padepokan ini, kata dia, didirikan sekira sepuluh tahun silam, dan sudah banyak murid yang dihasilkan.

” Untuk Tarung Bebas ada Yudi Cahyadi yang sudah berprestasi hingga tingkat nasional dari One Pride MMA yang diselenggarkan oleh TVONE”, jelas Ki Buhun.

Bahkan juga ada beberapa atlet yang sudah  berkiprah di  tingkat Porprov Jabar.

” Kini pun sedang ada tamu dari negara Denmark  untuk berlatih silat”, jelas nya.

Sementara itu, Christian ( 50) asal negara Denmark  saat ditanya   mengapa dirinya tertarik ke silat menyatakan , bila dirinya tertarik silat karena silat dirasa  lebih cocok dengan nya. Selain itu juga sejak usia 19 tahun sudah mempelajari silat.

” Sudah berbagai olah raga beladiri yang dipelajari,  namun kembali lagi ke silat karena  olah raga silat dirasa lebih cocok buat saya”, ucap Christian , melalui  penerjemah nya Agus dari Ketib Sumedang.

Kini silat lebih sering dipraktekan, karena sudah terbiasa  dan jika telat suka merasa tidak enak  badan, ” semacam ( badan)  pegal – pegal “, tukas Christian.

Untuk belajar silat kata Christian rela terbang  berhari – hari  dari Demmark, ” Sebenar nya saya  di Denmark merupakan pegawai Lingkungan Hidup di tingkat regional ( Setara Provinsi – red ) bukan atlet, tapi silat jadi pilihan saya”, pungkas nya.