Pewarta : H Ahyar
Kota Bogor – Gabungan Koalisi Rakyat Revolusi Onet yang terdiri dari berbagai elemen komunitas KPTB, Geram, FRR melakukan aksi unjuk rasa di pelataran parkir RSUD Kota Bogor, Jalan Semeru, Senin (27/03/2023).
Puluhan peserta aksi menuntut hak yang selama ini telah dipotong dari gaji karyawan, melalui koperasi dengan dalih untuk uang iuran koperasi.
Pantauan dilokasi, suasana aksi unjuk sempat memanas, bahkan para pengunjuk rasa melakukan pembakaran ban bekas dilokasi aksi, pasalnya tidak ada satupun dari pihak Koperasi dan RSUD Kota Bogor yang menemui pengunjuk rasa untuk memberi penjelasan.
Menurut Desta, Ketua Ferontak Rakyat Tebolisioner (FRR), terhitung sejak Tahun 2017 sampai saat ini Tahun 2023, tidak ada kejelasan peruntukan dan manfaat dari pemotongan gaji karyawan yang berkisar antara Rp.50 ribu sampai 100 ribu/karyawan tersebut.
Dia menegaskan, pihaknya akan kembali melakukan unjuk rasa dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila tidak ada tanggapan.
“Saya pastikan aksi akan kembali digelar hari Kamis mendatang apabila hari ini tidak ada kejelasan terkait tuntutan kami,” tegasnya.
Dia menyebut, aksi demo ini dilakukan demi kepentingan masyarakat Kota Bogor, “Kalau perlu, kami akan menggiring masalah pemotongan gaji karyawan oleh Koperasi RSUD Kota Bogor ini ke Kejaksaan Negeri Kota Bogor,” tandasnya.
Sementara, pihak Koperasi dan manajemen RSUD Kota Bogor, tak satupun yang bersedia memberi tanggapan terkait aksi unjuk rasa ini.













