Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Pada rangkaian acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2023 di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (2/5/2023). Kepala SMA Islam PB Soedirman 2 Bekasi, H. Ponijan, M. Pd mendapatkan penghargaan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai kepala sekolah Inspiratif.
Kepala SMA Islam PB Soedirman 2 Bekasi H. Ponijan, M. Pd menjelaskan pada tahun 2022 saya terpilih sebagai 10 besar pemenang lomba tingkat nasional yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia. Selanjutnya mendapat apresiasi dari Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia atau AKSI sebagai kepala sekolah terinspiratif di Bali dan penghargaan di Hardiknas tahun 2023 dari pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Tahun sebelumnya sebagai Finalis Apresiasi GTK Inspiratif HGN 2021 Penyelenggara Kemendikbudristek. Juara 1 Lomba Inovasi Pendidikan dalam rangka Hardiknas 2022 dengan penyelenggara PT Microsoft Indonesia. Dan sebagai Peserta Terbaik Apresiasi Kepala Sekolah Inspiratif HGN 2022 Penyelengara Kemendikbudristek,”jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak & online Koran SINAR PAGI (5/5/2023)

“Khusus lomba yang dari Kemendikbud Ristek, prosesnya ialah dengan menguploade esay, praktek baik di sekolah, naskah 6-8 halaman dan video berdurasi 9 menit dengan tema pembelajaran berdifierensiasi. Ribuan peserta, terdiri dari perwakilan sekolah swasta dan negeri ikut menjadi pesertanya. Karena lombanya dibuka untuk umum, tanpa ada seleksi tingkat provinsi atau kabupaten. Alhamdulillah menjadi juara, setelah masuk dan lolos proses seleksi melalui wawancara langsung untuk peringkat 10 besar di Hotel Mercure Convention Center, Ancol, satu-satunya hotel jaringan internasional di tepi pantai di Jakarta,”katanya
H. Ponijan, M. Pd mengungkapkan setelah mendapat hadiah dari pemerintah pusat. “Pihak Yayasan memberikan hadiah tambahan untuk melaksanakan ibadah umroh. Kalau untuk dari pemerintah pusat dapat uang pembinaan sebanyak Rp. 5 juta dan Laptop dengan spek sekitar harga Rp. 15 Jutaan. Sedangkan yang dari pemerintah Provinsi Jabar pada acara Hardiknas 2023, baru piagam penghargaan saja,”ucapnya
Pada momen Hardiknas tahun ini, H. Ponijan, M. Pd menyampaikan bahwa teknologi tidak akan menggantikan fungsi guru. Tetapi guru yang tidak mau belajar mengupdate dan upgrade kualifikasi kompetensi profesinya akan distop oleh pihak sekolah. Lalu diganti oleh para guru muda yang siap mengajar atau mendidik di sekolah.
Maka penting bagi seorang guru yang saat ini masih mengabdi di jaman revolusi industri 4.0 atau transformasi komprehensif dari keseluruhan aspek produksi di industri melalui penggabungan teknologi digital dan internet dengan industri konvensional. Terus berupaya menjalankan pembelajaran berdifierensiasi yang merupakan usaha menyesuaikan proses pembelajaran dengan memberikan beragam cara melalui diferensiasi konten, proses, produk serta lingkungan belajar dan asesmen awal untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid. Mulai dari mengamati lalu mengarahkan profil, potensi, bakat, minat, melalui praktek baik di sekolah dan pelaksanaan konsep merdeka belajar.
Selama 5 Windu Media Massa “SINAR PAGI” Diprediksi Miliki Lebih Dari 10 Juta Publik Baca
