Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Ciamis)-, Revitalisasi dan Penataan Situ Panjalu, Kabupaten Ciamis merupakan pekerjaan penataan ruang terbuka publik atau penataan kawasan wisata Situ Lengkong Panjalu, dengan tujuan manfaat dari pariwisata yang lebih luas. Tidak hanya untuk pengunjung yang ingin berziarah saja, tapi daya tarik wisata lainnya.
Sehingga kedepannya kawasan wisata Situ Panjalu menjadi situ sebagai objek utama wisata yang baik, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Ruang terbuka publik yang dikembangkan juga diharapkan dapat lebih tertata, nyaman serta seluruh ruangnya menjadi terintegrasi dengan adanya penambahan fasilitas dan fungsi yang baru.
Ustadz Burhan Penasehat MUI sekaligus juru kunci Nusalarang Situ Lengkong, kordinator lembaga desa Panjalu mengungkapkan “Kami bersama lembaga desa di Panjalu mendukung penuh program revitalisasi Situ Lengkong yang akan dilaksanakan. Semoga pembangunan dapat berlangsung dengan baik dan menjadi warisan bagi anak cucu kami atau masyarakat sekitarnya dan dinikmati semua pihak yang berkunjung ke Panjalu,”ungkapnya
Masyaallah tabarakallah ditengah perjalananya ada kabar yang membuat tidak nyaman atau geram masyarakat Panjalu. Sampai viral di media social, padahal tidak sesuai dengan fakta dan data yang jelas, sehingga termasuk berita hoak. Kami sangat mengecam hal-hal seperti itu, khususnya bagi kami yang sangat peduli kepada harapan dan masa depan masyarakat Panjalu kedepannya.

Ustadzah Umi Rosmanah Kordinator Aliansi Masyakat Panjalu yang tergabung dalam majelis taklim Masjid Agung Panjalu, menyampaikan “kami mendukung pihak pemerintah desa dan pemerintah daerah untuk merevitalisasi kawasan Situ Lengkong Panjalu dan sekitarnya. Semoga dengan pembangunan itu dapat mewujudkan masyarakat desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,”ucapnya melalui tayangan video kepada media cetak dan online Koran SINAR PAGI (14/6/2023)
Dan kami mendukung dan mengucapkan terimakasih kepada H. Yuyus Surya Adinegara kepala desa Panjalu yang berupaya mewujudkan cita-cita atau harapan untuk kemajuan Panjalu.
“Dan apabila ada pihak-pihak yang menggangu, masyarakat Panjalu siap maju pantang mundur, Panjalu bersatu, Panjalu Maju, Allohu Akbar, Allohu Akbar,”ungkapnya
Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com program desa wisata yang diprogramkan oleh pemerintah daerah atau pusat diharapkan dapat membangkitkan ekonomi dan kesejahteraan warga desa. Sehingga dapat mengurangi jumlah warga yang berniat merantau ke kota. Seperti moto yang sering dikampanyekan oleh Gubernur Jabar, ‘Tinggal di Desa, Rezeki Kota, Bisnis Mendunia’













