Liputan Khusus

PPDB SMPN 02 Gunung Putri Diduga Jadi Lahan Basah Kepsek

adminsigiku.com
×

PPDB SMPN 02 Gunung Putri Diduga Jadi Lahan Basah Kepsek

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Frans Ganyang

Koran SINAR PAGI, Kab. Bogor,- Moment penerimaan peserta didik baru (PPDB) ditubuh SMPN 02 Gunungputri di sinyalir jadi lahan basah dan aji mumpung demi meraup pundi-pundi rupiah dengan cara berkabolarasi dengan para calon peserta alias jemput bola, mulai dari berjalanya sistem kolektif terselubung dan berbagai modus overandi lain diduga kuat mereka mainkan dengan jajaran orang dalam dan bukan lagi rahasia umum,  semenjak menjabat Kepsek sejak beberapa tahun terakhir. bak pepatah; tanpa pulus jangan harap mulus.

Seperti di ketahui, semenjak posisi Kepala Sekolah dijabat oleh “IDA” menggantikan Kepsek sebelumnya yang  masuki purna bakti, kini sudah banyak melahirkan berbagai macam terobosan yang signifikan, selain terlalu “PULL GAR” juga mengundang reaksi negatif dikalangan masyarakat sekitar, mereka lebih memprioritaskan dari kalangan tertentu yang memiliki kedekatan khusus dengan orang dalam yang memang sudah di “DESIGN” dan “DOKTRIN” sedemikian rupa sehingga modus overandi mereka seolah-olah terkesan tersamarkan konon katanya  sakti, memang.

Atas sikap arogansi Kepala Sekolah SMPN 02 Gunungputri, Kabupaten Bogor bersama oknum orang dalam berinisial ” CR.LS” yang rangkap jabatan sebagai eksekutor kini akan berbuntut panjang,
bagi para peserta langsung setor dengan angka yang variatif bernilai jutaan rupiah dan apabila dikalkulasi tentunya nilai rupiah yang berseliweran sangat fantastis.

Dalam waktu dekat  KSP akan segera mensupor khususnya kepada APH, untuk memeriksa yang bersangkutan atas terjadinya MENSREA dalam pusaran PPDB dimaksud.

Di tempat terpisah, Bung  Toni, SH. MH (Pegiat Anti Korupsi) angkat bicara.  Bung Toni, meminta kepada rekan- rekan media untuk memberikan dukungan dengan data-data yang saat ini sedang kita siapkan untuk ditindak lanjuti. Hal ini demi penegakan sepremasi hukum, “Nantinya kita tidak akan mentolerir bagi siapa saja yang terlibat akan kita perlakukan sama demi terciptanya pemerintahan dan birokrasi yang bersih di bumi tegar beriman,” tandasnya.