Pewarta : Zulfadli.MM
Koran SINAR PAGI, Langsa-Aceh,-
Sejumlah masyarakat Kota langsa yang menerima manfàat dari bantuan rehab rumah dari dana Aspirasi Partai Golkar DPR RI mengaku sering diperlakukan sewenang-wenang atas bantuan Aspirasi yang di salurkan oleh oknum dari partai Golkar DPR RI mengenai rehap rumah bantuan tersebut.
Mereka mengatakan seolah-olah bantuan yang diberikan Oleh Aspirasi dari DPR RI terkesan mempunyai unsur ketidak ikhlasan, adapun yang dimaksud bantuan tidak ikhlas tersebut ialah bantuan seperti batu bata, 1500 buah itupun rapuh sekali ukuran tidak masak alias murahan, 30 sak semen merah putih, seng yang kurang dari dua kodi, kerikil yang hanya diberikan seperempat lebih motor dam truk, pasir seperempat dam truk, besi 10 mili kurang dari 15 batang, kayu dua tiga kurang dari 15 batang dan kayunya kualitas sembarang tidak lurus alias bengkok-bengkok dan semua itu di perkirakan tidak sesuai dengan nilai bantuan sebesar nominal Rp 17.500.00 (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah)
Di sisi lainnya masyarakat yang penerima bantuan rehab rumah tersebut sangat meprihatinkan nasibnya, rumah tersebut belum bisa dikatakan selesai direhab dari dana Aspirasi DPR RI (12/11/2023)
Harapan masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya, karena dikuatirkan ada hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari terhadap penerima bantuan tersebut. “Janganlah kalian memberikan bantuan buat kami, jadi tambah susah karena bantuan yang mereka berikan serba kurang, semestinya petugas di fikir dulu matang-matang program tersebut jangan hanya mencari keuntungan semata-mata,” ucapnya.
