Kabar Pemilu/Pilkada

Training Fasilitator PPK dan PPS, KPU Garut: Mantapkan Persiapan Pemilu 2024

adminsigiku.com
×

Training Fasilitator PPK dan PPS, KPU Garut: Mantapkan Persiapan Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – Dalam memantapkan persiapan menyambut Pemilu 2024, KPU Kabupaten Garut menggelar Training of Trainer (ToT) Fasilitator untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang berlangsung selama dua hari, (22-23/01/2024), di Hotel Santika Garut

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para penyelenggara pemilu yaitu anggota PPK dan PPS agar dapat menjadi fasilitator yang efektif dalam melatih rekan-rekan di Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Ketua KPU Kabupaten Garut, Junaendi Basri menjelaskan ToT ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kualitas penyelenggaraan Pemilu 2024.

Junaedi juga menuturkan para fasilitator yang mengikuti kegiatan ini dapat bertanggung jawab untuk memberikan bimbingan teknis kepada PPK dan PPS. Dengan materi pelatihan mencakup prosedur seperti pengelolaan surat suara, tata cara penghitungan suara, dan penanganan situasi darurat selama pemungutan suara.

KPU Garut merencanakan untuk melantik anggota KPPS se-kabupaten Garut yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Januari dengan rangkaian agenda penanaman pohon di mana setiap TPS diwajibkan menanam satu pohon.

“Kami ingin menanamkan semangat penghijauan saat pelantikan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan,” tandas Ketua KPU.

Junaedi juga mengatakan, peserta juga mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai kode etik dan norma yang harus dipegang teguh dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu.

“Kami bertekad menjadikan pemilu ini sebagai contoh keberhasilan penyelenggaraan yang demokratis dan transparan,” ujarnya.

Sebagai penyelenggara pemilu, KPU Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas seluruh penyelenggara pemilu. Junaedi juga berharap proses pemungutan suara dapat berjalan lancar dan hasilnya mencerminkan kehendak rakyat secara adil dan transparan.