Pewarta : Steven Gervan
Koran Sinar Pagi, Bandung – Karaton Sumedang Larang (KSL) diwakili oleh Sri Radya KSL PYM H.R.I Lukman Soemadisoeria, Radya Anom KSL YM Rd Luky Djohari Soemawilaga bersama Panata KSL hadiri undangan Majelis Musyawarah Sunda (MMS), Senin (08/07/2024).
Acara yang digelar di Aula Gedung Sate, Jl. Diponegoro No.22, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat ini dihadiri oleh para Pini Sepuh dari berbagai daerah.
Majelis Musyawarah Sunda ini dibentuk sebagai wadah musyawarah Urang Sunda dalam kerangka kesundaan, kebangsaan dan kenegaraan yang tetap pada komitmen Proklamasi 17 Agustus 1945, Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan NKRI.
Saat dijumpai di lokasi, Sri Radya KSL mengatakan, Alhamdulillah ini adalah salah satu cita-cita saya dari dulu yang mana ingin mengumpulkan semua orang Sunda, dan hari ini adalah acara yang sangat luar biasa yang mana bisa mengumpulkan semua orang Sunda dari berbagai daerah untuk hadir dan duduk bersama di Aula ini.
“Tidak lupa saya ucapkan selamat atas terbentuknya Majelis Musyawarah Sunda (MMS) ini,” jelasnya
Pada saat acara berlangsung, sebagai bentuk rasa hormat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman menghampiri Sri Radya KSL lalu mencium tangan.

Sri Radya KSL berharap bahwa masyarakat Sunda bisa “runtut rawut, repeh rapih, silih asah, silih asih, sing sarendeuk saigel sabobot sapihanean, ka cai jadi sa leuwi ka darat jadi sa lebak,”
Mudah-mudahan, lanjut Sri Radya KSL, Majelis Musyawarah Sunda yang sekarang dibentuk oleh para inohong dan para sesepuh harus berkepanjangan, jangan hanya ceremony-al saja, tetapi harus berkelanjutan yang diikuti oleh karya-karya nyata oleh orang-orang Sunda semua.













