Peristiwa

Proyek Pembangunan Parit Yang Menelan Dana Rp. 23 milyar Diduga Tidak Sesuai Spek

adminsigiku.com
×

Proyek Pembangunan Parit Yang Menelan Dana Rp. 23 milyar Diduga Tidak Sesuai Spek

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Abd. Haris

Tanjung Selor, Kaltara – Proyek pembangunan preservasi Jalan Sikatak – Kab.Malinau yang didanai APBN dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan nilai fantastis, Rp. 23,112.247.000,00 diduga tidak sesuai dengan spek, akibatnya proyek yang dilaksanakan oleh PT Kayan Lestari tersebut menuai sorotan berbagai elemen masyarakat.

Pantauan dilapangan, pembangunan preservasi jalan tersebut menggunakan material batu yang dianggap tidak berkualitas yakni batu cadas yang mengandung kadar kapur tinggi, padahal, seharusnya batu yang digunakan adalah Batu Mortar atau batu keras yang didatangkan dari Palu – Sulawesi Tengah.

“Pembangunan preservasi jalan poros dari Sikatak sampai ke Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara tersebut tidak akan bertahan lama sesuai harapan masyarakat,” ucap warga yang enggan menyebut jati dirinya.

Pasalnya, disamping tidak menggunakan batu berkualitas baik, proyek tersebut juga tidak memakai pancang Kayu Ulin sebagai penyangga pondasi, tambahnya.

Sementara Dendy selaku PPK proyek tersebut menyebut ada batu yang digunakan tergolong sebagai batu rapuh.

“Batu yang digunakan dalam proyek tersebut bukan batu mortar atau batu keras yang didatangkan dari Palu sesuai yang tertera dalam RAB,” ungkapnya, Selasa (20/08/2024).

Terkait hal tersebut, pihaknya mengaku telah memberikan teguran kepada kontraktor pelaksana kegiatan tersebut, namun, tambahnya, hingga saat ini tidak ditanggapi.

Warga masyarakat meminta pihak penegak hukum agar segera menyikapi kabar yang tengah bergulir dimasyarakat ini, dan jika benar adanya, maka yang bersangkutan harus di proses sesuai aturan yang berlaku.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan pihak PT Kayan Lestari terkait hal tersebut