Pewarta : Asep Suhendar
Koran SINAR PAGI, Serang,- Ketua Ranting BPPKB (Badan Pembinaan Potensi Kluarga Besar) N Oji Pramuji Mendatangi Lagi PT CITRA BUANA PASTA.
Selasa (29/10/2024), Ketua Ranting BPPKB, Oji beserta rekan mendatangi lagi Pt Citra Buana Pasta bersama Ketua Pemuda Madsari, kali ini beserta para anggota dan diantaranya ada beberapa warga, ternyata di lokasi sudah ada Satpol PP dan Dari Dinas Lingkungan Hidup yang lagi Sidak (inspeksi mendadak).
Setelah semua petugas pulang kamipun minta waktu kepada Adm Tatin supaya menjabarkan hasil keputusan dari dinas Lingkungan hidup yang didampingi satuan polisi pamong praja ( POL PP ).
Tanti yang awalnya menjajikan akan ada pertemuan bahkan sudah menentukan hari, jadi berubah, bahkan cenderung menolak secara halus . Alasannya karna yang akan menerima tamu wakil dari pemilik perusahaan yang bernama Darwin tidak brada di tempat. Padahal sebelum kami masuk, sempat menanyakan kepada salah satu karyawan yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa Darwin dan Tatin, “ada”
Ketua Ranting BPPKB, Oji minta waktu kepada Tatin untuk dapat menjelaskan hasil pertemuan dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Pol PP. Tanti pun menyatakan kesediaannya, maka Ketua BPPKB, Oji, ketua Pemuda Madsari dan awak media koran SINAR PAGI, diterima untuk menerima penjelsan pihsk perusahaan.
Hasil pertemuan dengan pihak perusahasn yang diwakjli Tatin, tidak memuaskan, jawaban dari staf Adm, Tatin tidak jelas, cenderung ditutupi, hanya meunjukan surat yang katanya dari Dinas Lingkungan Hidup, tapi tidak diperbolehkan dibaca apalagi diphoto.malah mengatakan semuanya sudah beres.

Di kesempatan lain sebelum, kami bertemu dengan pihak PT Citra Buana Pasta, yaitu saat sidak berlangsung secara kebetulan petugas dari Dinas Likungan Hidup sedang memetiksa saluran air yang penuh dengan kotoran limbah aluminiun dab mengalir ke lingkungan warga setempat. Yunita peugas LH” mengatakan pemilik perusahaan dari awal tahun sudah ditegor, cuman ngeyel orangnya,” tukas Yunita, .lebih jauh Yunita menyebutkan bahwa langkah terakhir adalah penutupan. “Pabrik ini akan diutup, pungkasnya
