Pewarta : Tono Efendi
Koran SINAR PAGI, Kota Tasikmalaya,-Berbagi kepada anak yatim, dalam Islam, dianggap sebagai amalan yang dianjurkan dan membawa kebaikan. Sedekah kepada anak yatim dan kaum dhuafa memiliki keutamaan khusus, Termasuk pahala Jariyah yang tak pernah terputus, dan dijamin masuk surga bagi yang menyantuni mereka.
Selain itu, sedekah ini juga dapat menjadi sumber keberkahan dan perlindungan dari kejahatan.
Demikian salah satu amalan yang saat ini sedang di jalankan oleh Yayasan PADI Tasikmalaya yang di prakarsai oleh Pendiri sekaligus pemilik Yayasan PADI, Iwan Restiawan.
Menurut Iwan, kegiatan santunan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga Yayasan PADI yang didalamnya terdapat Padepokan dan Lembaga Swadaya Masyarakat.
Kegiatan pemberian santunan ini tiada lain untuk berbagi kebahagiaan dan menjalin kebersamaan dengan masyarakat sekitar, khususnya pada momen indah yang penuh berkah ini.
“Kami sangat bersyukur memiliki kesempatan untuk berkontribusi pada masyarakat, terutama kepada anak-anak yatim dan piatu serta kaum dhuafa yang membutuhkan dukungan serta bantuan kita. Ini adalah bagian dari nilai-nilai inti lembaha kami untuk menjalankan tanggung jawab sosial, dan kami berharap bahwa tindakan ini akan membawa manfaat yang berkelanjutan bagi mereka,” ucap Iwan yang mengaku kegiatan santunan ini sudah berlangsung sejak 8 tahun.
Kegiatan pemberian santunan ini, masih kata dia, sudah sejak dulu dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat. Namun berhubungan hari Jumat bertepatan dengan hari Idul Adha 1446 H, maka kegiatan santunan ini di berikan pada hari Sabtu 7 Juni 2025 bertempat di Sekretariat Yayasan PADI jl Dinding Ari Raya Bumi Resik Panglayungan, Cipedes Kota Tasikmalaya.
Pantauan Koran Sinar Pagi di lokasi menyebutkan, ada sekitar seratus anak yatim dan piatu termasuk kaum dhuafa yang menerima santunan berupa uang tunai dalam setiap minggunya.
“Rata rata yang datang anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang berada disekitaran daerah Cikiara dan daerah Mancagar serta wilayah yang berdekatan dengan perum BRP,” katanya.
Salah satu warga Ny.Siti Maemunah menuturkan, pembagian santunan oleh Yayasan PADI ini tentunya disambut bahagia oleh warga khususnya para kaum dhuafa dan anak yatim piatu. Sebelum pemberian Santunan, kegiatan di isi dengan tausiyah dan solawatan bersama yang di pandu oleh seorang Ustad yang juga pengurus Yayasan PADI.
“Hampir setiap minggunya, Yayasan PADI selalu berbagi kebahagian berupa santunan bersama warga kami khususnya dari kaum dhuafa dan anak anak yatim piatu. Dan hal ini tentunya disambut suka cita untuk penerima santunan,” Ujar Mumun sapaan akrabnya Siti Maemunah yang juga seorang Ketua RT 01 RW 14 kepada wartawan dengan mimik wajah berseri.
Hal senada di ungkapkan pula oleh Ny Siti warga Mancagar yang mengaku senang dan terbantu atas pemberian santunan yang diberikan oleh Yayasan PADI.
“Mudah mudahan pak Iwan beserta pengurus PADI selalu mendapat lindungan serta kebaikan nya di balas berlipat ganda oleh Alloh SWT,” pungkasnya.
