Pewarta : Liputan khusus
Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung Barat,-Terpantau Lipsus KSP (24/06/2025) Orang Tua siswa/i SMP ASYIFA 44 Kec. Cikalong Wetan, Kab Bandung Barat resah, pasalnys ujian dan perpisahan siswa/i diduga di pungut. Seperti diutarakan DN (60)/orang tua siswa, saat di konfirmasi di kediamannya.
“Ya benar kami sebagai orang tua siswa/i SMP ASYIFA 44 merasa keberatan, Pak DEDI MULYADI Gubernur Jawa Barat bilang sekolah Negeri maupun swasta gratis.
Faktanya di sekolah swasta ini biaya ujian dan perpisahan siswa dipungut sebesar Rp.750.000/siswa/i. Kami mohon kepada yang terhormat Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat, agar oknum Kepala Sekolah yang memungut dengan dalih apapun segera ditegur, jika ada dugaan melanggar hukum segera di proses,” tutur DN.
Di hari yang sama Lipsus KSP mengkonfirmasi IN, Bendahara SMP ASYIFA via TLP selulernya, “ya benar pihak sekolah memungut untuk biaya ujian dan biaya perpisahan siswa/i sebesar Rp.750.000/siswa/i dengan cara dicicil,” jelas IN singkat.
(25/06/2025) Lipsus KSP mengkonfirmasi AT Kepala SMP ASYIFA via TLP selulernya,,pada saat di tanya atas dasar apa pihak sekolah memungut uang untuk ujian dan perpisahan beberapa kemudian baru membrrikan jawaban, “Kalau ada yg bilang ke bapak mengenai sekolah kami ada pungutan. Orangtua siapa biar saya yg tanya…. Semua juga kalau ada apa-apa pasti dirapatkan terlebih dahulu dan atas persetujuan. Mangga tanya ke orang tua siswa yang sekolah di kami













