Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
Entah sudah berapa nyawa dan korban laka lantas yang menimpa para pelajar di daerah Parung Panjang, plus ISPA. Di Parung Panjang identik selalu ada korban setiap pekannya. Sungguh pelajar di daerah Parung Panjang berangkat dan pulang dari sekolah dalam kecemasan.
Kini, sejak diberlakukan penghentian sementara kegiatan penambangan, para pelajar dari sekolah negeri dan swasta, semua jenjang “bersorak” bahagia Mereka sangat aman dan merasa nyaman di jalanan menuju sekolahan. Ribuan pelajar setiap hari menggunakan jalan raya Parung Panjang.
Macet berjam jam, debu, dan ketakutan akan kendaraan kendaraan besar, kini seolah tiada lagi. Jalan lenggang, se_lenggang hati dan perasaan para pelajar Parung Panjang. Adalah Hana (Ketua Forum MPK Jawa Barat) dan Yorin (Ketua OSIS SMAN 1 Parung Panjang) mengatakan terima kasih pada KDM, love KDM.
Selama puluhan tahun jalur Parung Panjang belum selenggang, selancar dan senyaman dan seaman pekan pekan ini. Ini adalah sebuah upaya serius KDM dalam memberikan layanan pada masyarakat Parung Panjang dan sekitarnya. Para pelajar mendoakan KDM agar tetap istimewa dan terbaik memimpin Jawa Barat.
Pelajar pun berharap agar para pekerja terkait penambangan semoga mengerti, dan memahami aturan pemberhentian sementara giat penambangan. Mencari nafkah adalah baik, tentu saja dengan jalan terbaik, halal dan tidak menimbulkan bencana bagi sesama.
Tidak ada warga negara seistimewa para pelajar. Mereka adalah entitas strategis dan calon penghuni masa depan. Tidak boleh pewaris masa depan kehidupan kesehariannya terancam dan menjadi korban orang-orang dewasa atas nama cari nafkah. Siapa pun harus mengalah pada pelajar, mereka adalah pemilik negeri ini.











